KKP Ungkap Perbedaan Aturan Lobster Era Susi, Edhy dan Trenggono

Petugas menunjukkan barang bukti benih lobster saat ungkap kasus di kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madia Pabean B Palembang, Sumatera Selatan, Jumat, 18 Juni 2021. Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madia Pabean B Palembang bersama Kantor Wilayah Bea dan Cukai Sumatera bagian timur, Direktorat P2 dan Polda Sumsel berhasil mengungkap rencana penyelundupan sebanyak 225.664 ekor benih lobster senilai Rp33,8 miliar dan mengamankan empat orang tersangka. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan Muhammad Zaini menjelaskan perbedaan regulasi benih lobster mulai dari era Susi Pudjiastuti, Edhy Prabowo, dan Wahyu Trenggono.

"Dari zaman Bu Susi lobster ini dilarang ditangkap untuk apapun. Pokoknya tidak boleh ditangkap sama sekali baik untuk budidaya, untuk penelitian, untuk riset dan lain sebagainya, semua dilarang," kata Zaini dalam sosialisasi Permen KP 17 secara virtual pada Selasa, 13 Juli 2021.

Zaini mengatakan regulasi benih lobster telah berubah tiga kali dalam beberapa tahun terakhir.

Ketika Edy Prabowo menggantikan kursi Susi Pudjiastuti, aturan sebelumnya diganti menjadi Permen KP 12 2020. Didalam aturan tersebut benih lobster bukan hanya boleh ditangkap, tetapi juga bisa diekspor.

Kebijakan tersebut dikritik oleh semua pihak saat itu. Termasuk Susi yang sudah mengeluarkan surat perintah penangkapan.

Namun, Edy tersandung kasus korupsi dan digantikan Wahyu Trenggono.

Wahyu mengganti regulasi tersebut menjadi Permen KP Nomor 17 Tahun 2021. Di dalam regulasi tersebut benih lobster boleh ditangkap namun kembali kembali melarang untuk diekspor. 

"Kalau di Permen 17 benih lobster boleh ditangkap tapi hanya untuk kepentingan riset dan budidaya saja sementara untuk ekspor tetap dilarang, ada perubahan yang signifikan dari Permen 12 ke Permen 17," ucap Zaini.






Ingin ke Pantai Cantik dengan Pemandangan Pencakar Langit? Datanglah ke Nongsa Batam

3 hari lalu

Ingin ke Pantai Cantik dengan Pemandangan Pencakar Langit? Datanglah ke Nongsa Batam

Pantai Sekilak ada di Pulau Putri, Kecamatan Nongsa Batam. Ciri khas pantai ini adalah hamparan bebatuan yang diselingi dengan suara ombak kecil.


Trenggono Paparkan 5 Program Ekonomi Biru ke Pimpinan Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan

4 hari lalu

Trenggono Paparkan 5 Program Ekonomi Biru ke Pimpinan Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono mengonsolidasikan 5 program ekonomi biru bersama para pimpinan perguruan tinggi perikanan dan kelautan seluruh Indonesia.


Wagub Pastikan BLT BBM dari Anggaran Pemprov Jawa Barat Hanya untuk Nelayan, Kenapa?

5 hari lalu

Wagub Pastikan BLT BBM dari Anggaran Pemprov Jawa Barat Hanya untuk Nelayan, Kenapa?

Wagub Jabar memastikan BLT dari anggaran provinsi untuk mengantisipasi dampak kenaikan harga BBM hanya akan diberikan pada nelayan. Ini sebabnya.


Ikan Wader Pari Jadi Buruan Wisata Kuliner, Begini Komunitas Jaga Populasinya

5 hari lalu

Ikan Wader Pari Jadi Buruan Wisata Kuliner, Begini Komunitas Jaga Populasinya

Ikan wader pari belakangan makin langka ditemui karena tingginya minat konsumsi masyarakat.


Terkini Bisnis: Penyaluran Solar Subsidi Libatkan Nelayan, Viral Video Jet Pribadi Ketua Banggar DPR

7 hari lalu

Terkini Bisnis: Penyaluran Solar Subsidi Libatkan Nelayan, Viral Video Jet Pribadi Ketua Banggar DPR

Berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Ahad siang 18 September 2022 dimulai dari Koperasi Nelayan dilibatkan dalam menyalurkan BBM solar bersubsidi.


Pemerintah Pastikan Semua Koperasi Nelayan Jadi Mitra Pertamina dalam Penyaluran Solar Subsidi

7 hari lalu

Pemerintah Pastikan Semua Koperasi Nelayan Jadi Mitra Pertamina dalam Penyaluran Solar Subsidi

Kementerian Koperasi dan UKM bersama Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah memastikan bahwa Koperasi Nelayan di seluruh Indonesia bisa menjadi mitra bagi PT Pertamina (Persero)


Erick Thohir Resmi Luncurkan Program Solar untuk Nelayan, Harganya Rp 6.800 per Liter

7 hari lalu

Erick Thohir Resmi Luncurkan Program Solar untuk Nelayan, Harganya Rp 6.800 per Liter

Erick Thohir mengatakan program solar seharga Rp 6.800 per liter akan dikembangkan di tujuh lokasi dan diperluas ke seluruh Indonesia.


Bank Indonesia Kenalkan Uang Rupiah Baru ke Nelayan Muara Angke, Lebih Tampak Bedanya

8 hari lalu

Bank Indonesia Kenalkan Uang Rupiah Baru ke Nelayan Muara Angke, Lebih Tampak Bedanya

Bank Indonesia (BI) menyosialisasikan uang rupiah baru ke nelayan Muara Angke, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Sabtu, 17 September 2022.


Teten: Solar Subsidi untuk Nelayan agar Penyaluran BBM Tepat Sasaran

8 hari lalu

Teten: Solar Subsidi untuk Nelayan agar Penyaluran BBM Tepat Sasaran

Teten mengatakan berdasarkan data yang dipelajari, 60 persen biaya produksi yang harus dikeluarkan nelayan adalah untuk BBM.


Kementerian Luar Negeri Tanggapi Kapal Cina Mondar-mandir di Natuna

9 hari lalu

Kementerian Luar Negeri Tanggapi Kapal Cina Mondar-mandir di Natuna

Kementerian Luar Negeri menanggapi kabar mengenai kapal Cina yang disebut melintas di wilayah Natuna, Riau, dalam satu minggu terakhir.