Penumpang Pesawat Kini Bisa Daftar Vaksin di Soekarno-Hatta Lewat Traveloka

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja mengecek suhu Envirotainer berisi vaksin Covid-19 Sinovac setibanya dari Beijing di Terminal Cargo Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin, 12 Juli 2021. Total bahan baku vaksin Sinovac yang telah tiba menjadi 115.500.280. ANTARA/Muhammad Iqbal

    Pekerja mengecek suhu Envirotainer berisi vaksin Covid-19 Sinovac setibanya dari Beijing di Terminal Cargo Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin, 12 Juli 2021. Total bahan baku vaksin Sinovac yang telah tiba menjadi 115.500.280. ANTARA/Muhammad Iqbal

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan PT Angkasa Pura II (Persero) dan Traveloka kini menyediakan layanan vaksinasi untuk Covid-19 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Vaksinasi dapat diakses oleh para penumpang pesawat mulai 12 Juli 2021 di Terminal 2 dan Terminal 3.

    "Traveloka memudahkan masyarakat untuk melakukan registrasi secara online dengan mengedepankan penjadwalan vaksinasi yang terstruktur guna menghindari penumpukan," ujar Director of Transport Traveloka Iko Putera dalam keterangannya, Selasa, 13 Juli 2021.

    Adapun layanan vaksinasi beroperasi setiap hari pukul 08.00-17.00 WIB pada. Layanan dibuka sampai 25 Juli 2021 dengan menyasar masyarakat umum usia 18 tahun ke atas termasuk lansia tanpa syarat domisili.

    Masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam layanan vaksinasi di bandara dapat mendaftar melalui Traveloka Xperience. Fitur itu terdapat di dalam aplikasi Traveloka. Masyarakat, kata Iko, bisa menyesuaikan tanggal dan jam vaksin sesuai dengan jadwal penerbangannya.

    Adapun selama pelaksanaan program vaksin di bandara, Kementerian Kesehatan dan Angkasa Pura II menargetkan jumlah penerima vaksin mencapai 14 ribu orang untuk dosis pertama. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu mengatakan vaksin merupakan salah satu prioritas pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19.

    "Target kami untuk dapat melakukan vaksinasi 1-2 juta dosis setiap harinya," kata dia.

    Maxi mengatakan untuk mengejar target vaksinasi, pemerintah perlu menggelar kerja sama dengan berbagai pihak. Dia berharap pembukaan layanan vaksin yang dikerjasamakan dengan berbagai mitra, seperti Angkasa Pura II dan Traveloka, memudahkan masyarakat untuk mengakses vaksin Covid-19 sehingga kekebalan komunal segera terbentuk.

    Executive General Manager Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta Agus Haryadi mengklaim pemilihan lokasi vaksinasi di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta tepat. Sebab, bandara yang berlokasi di Cengkareng iru merupakan salah satu pintu keberangkatan dan kedatangan dengan pergerakan yang tinggi.

    “Bandara merupakan gerbang bagi masyarakat yang harus bepergian ke kota lain dengan jumlah pengunjung harian yang cukup banyak," katanya.

    Baca Juga: Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Tolak I9 WNA, Tak Punya Kartu Vaksin Covid-19


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.