Transaksi BNI Mobile Banking Tumbuh 54,2 Persen pada Kuartal II 2021

Reporter

Gedung Bank BNI di Jakarta

TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mencatat pertumbuhan transaksi 54,2 persen (yoy) di BNI Mobile Banking pada kuartal II 2021.

“Pertumbuhan jumlah transaksi tersebut diikuti oleh kenaikan nominal uang yang ditransaksikan, pada kuartal II tahun 2021 tumbuh 31,8 persen secara yoy,” ujar Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Senin, 12 Juli 2021.

Adi menyebutkan minat masyarakat untuk menggunakan aplikasi BNI Mobile Banking turut meningkat. Hal tersebut terlihat dari jumlah penggunanya yang tumbuh 56,82 persen (yoy) pada kuartal II tahun 2021.

Kinerja positif tersebut, jelas Adi, juga tidak terlepas dari fitur-fitur yang semakin lengkap pada aplikasi The New BNI Mobile Banking yang diluncurkan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke - 75 BNI pada 5 Juli 2021 lalu.

Ia menjelaskan terdapat sejumlah fitur baru yang dapat dinikmati nasabah. Misalnya Personalisasi Profil. Lewat fitur tersebut, pengguna BNI Mobile Banking dapat menambahkan foto terbaik mereka untuk dijadikan Profile Picture. Selain itu, ada juga fitur atur Menu Favorit yang memudahkan dalam bertransaksi sesuai dengan transaksi favorit yang sering dilakukan.

“The New BNI Mobile Banking kami siapkan untuk menjawab kebutuhan nasabah segmen ritel yang kini semakin dinamis. Untuk itu kami lengkapi dengan fitur-fitur yang lebih lengkap, serta hadir dengan tampilan baru yang simple, fresh, clean yang membuat kita mulai bisa bertransaksi apa aja sekarang,” kata Susi.

Dia menjabarkan beragam fitur unggulan lain dari The New BNI Mobile Banking. Pertama, fitur Cardless Withdrawal yang memberikan kemudahan menarik uang tunai tanpa kartu di ATM BNI melalui fitur Mobile Tunai.

Kedua, fitur QR, yang memberikan kemudahan saat transfer dengan QR tanpa memasukkan nomor rekening tujuan. Melalui fitur ini, transaksi di toko ritel hingga kaki lima pun kini juga bisa dilakukan secara cashless dengan QRIS di BNI Mobile Banking.

Ketiga, fitur Investment, yang memudahkan masyarakat untuk tidak hanya menabung bersama BNI namun juga memulai berinvestasi pada reksadana dan obligasi ritel.

Keempat, Life Goals, yaitu fitur saving monthly auto-debit guna melatih nasabah disiplin menabung setiap bulan dengan target waktu yang ditentukan sendiri, untuk mewujudkan target finansialnya masing-masing, termasuk target travelling, belanja barang tertentu, hingga dana pendidikan.

Kelima, My Credit Card yang memberikan kemudahan untuk mengakses layanan seputar kartu kredit BNI, mulai dari cek tagihan, merubah cicilan hingga meminta penerbitan kartu baru. Keenam, e-Wallet, fitur integrasi dompet digital yang memudahkan top-up e-Wallet favorit melalui BNI Mobile Banking Anda.

Ketujuh, International Remittance, yang memungkinkan nasabah mengirim uang ke semua bank yang ada di seluruh dunia yang tergabung dalam jaringan SWIFT. Layanan tersebut memiliki sistem otomatis, same day service serta telah dilengkapi layanan tracking melalui fitur SWIFT GPI dengan tarif yang sangat kompetitif.

Kemudian fitur kedelapan, Digital Loan yang memberi kemudahan bagi nasabah untuk mengajukan pinjaman baik pinjaman tanpa agunan, KPR dan lainnya.

“Tidak hanya inovasi-inovasi tersebut, BNI juga akan terus memperluas sinergi dengan berbagai ekosistem untuk meningkatkan minat dan loyalitas masyarakat Indonesia untuk bertransaksi menggunakan BNI Mobile Banking,” tuturnya.

ANTARA

Baca juga: BNI Bakal Terbitkan Perpetual Bond Rp 7 T dan Right Issue Rp 11,7 T






Investasi Saham atau Obligasi? Di Tengah Ancaman Rupiah Terus Melemah dan BI Rate Naik

3 hari lalu

Investasi Saham atau Obligasi? Di Tengah Ancaman Rupiah Terus Melemah dan BI Rate Naik

Kinerja instrumen investasi saham diperkirakan para pakar bakal lebih baik dibandingkan pasar obligasi pada sisa kuartal IV/2022.


Rupiah Menguat ke Level Rp 15.262, Krisis Energi di Eropa hingga Inflasi Jadi Sentimen

7 hari lalu

Rupiah Menguat ke Level Rp 15.262, Krisis Energi di Eropa hingga Inflasi Jadi Sentimen

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mampu menguat pada perdagangan Kamis, 29 September 2022.


Stafsus Sri Mulyani: Pemerintah Sengaja Kurangi Penarikan Utang Baru

8 hari lalu

Stafsus Sri Mulyani: Pemerintah Sengaja Kurangi Penarikan Utang Baru

Stafsus Sri Mulyani menyatakan pemerintah tengah mengambil sikap mengurangi penarikan utang baru untuk membiayai APBN.


Staf Honorer DPRD Kabupaten Buol Kaget Rekeningnya Masuk Rp14 Triliun, PPATK: Itu Salah Cetak

9 hari lalu

Staf Honorer DPRD Kabupaten Buol Kaget Rekeningnya Masuk Rp14 Triliun, PPATK: Itu Salah Cetak

van Yustiavandana menjelaskan soal aliran dana misterius Rp14 triliun yang masuk ke rekening seorang staf honorer Sekretariat DPRD Kabupaten Buol


Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

10 hari lalu

Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

Pemerintah resmi membuka penawaran ORI (Obligasi Negara Ritel Indonesia) seri ORI022 mulai hari ini, Senin, 26 September 2022 pukul 09.35 WIB.


Bank Syariah Indonesia Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1 dan S2, Apa Syaratnya?

15 hari lalu

Bank Syariah Indonesia Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1 dan S2, Apa Syaratnya?

Bank Syariah Indonesia membuka lowongan kerja untuk lulusan S1 dan S2 agar dapat mengikuti Officer Development Program. Apa saja syaratnya?


BCA Catat Rekor Penjualan SR017 Senilai Rp5,4 Triliun

20 hari lalu

BCA Catat Rekor Penjualan SR017 Senilai Rp5,4 Triliun

Direktur BCA Haryanto T. Budiman menjelaskan pencapaian penjualan SBN Ritel seri SR017 ini salah satunya ditopang oleh ajang Wealth Summit BCA 2022.


3 Profil Direktur Utama Bank Berpelat Merah: Bank Mandiri, BNI, dan BRI

22 hari lalu

3 Profil Direktur Utama Bank Berpelat Merah: Bank Mandiri, BNI, dan BRI

Tiga profil direktur utama bank pemerintah, Bank Mandiri, BNI dan BRI. Siapa saja bos bank BUMN ini?


BCA Bantah Biaya Transaksi Naik Jadi Rp 150 Ribu per Bulan: Penipuan

22 hari lalu

BCA Bantah Biaya Transaksi Naik Jadi Rp 150 Ribu per Bulan: Penipuan

BCA menemukan adanya indikasi penipuan dari beredarnya pengumuman pembaruan biaya transaksi BCA Mobile dan internet banking.


Pelanggan Makin Hemat, Pedagang Warteg Perkecil Dagangan hingga Hapus Menu Daging

22 hari lalu

Pelanggan Makin Hemat, Pedagang Warteg Perkecil Dagangan hingga Hapus Menu Daging

Pembeli warteg cenderung memilih berhemat setelah harga sejumlah menu naik pacakenaikan harga BBM. Akibatnya, pendapatan warteg menjadi kecil.