Luhut: 30 Oksigen Konsentrator dari Singapura Masuk ke RI Hari Ini

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pada 2016, Luhut Binsar Pandjaitan juga pernah menjadi pengganti sementara Menteri ESDM, Arcandra Tahar yang diberhentikan dengan hormat. Arcandra diberhentikan karena memiliki dua kewarganegaraan. REUTERS/Darren Whiteside

    Pada 2016, Luhut Binsar Pandjaitan juga pernah menjadi pengganti sementara Menteri ESDM, Arcandra Tahar yang diberhentikan dengan hormat. Arcandra diberhentikan karena memiliki dua kewarganegaraan. REUTERS/Darren Whiteside

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan sebanyak 30 unit oksigen konsentrator dari Singapura akan masuk ke Indonesia pada Jumat, 9 Juli 2021. Indonesia sebelumnya memesan 10 ribu unit oksigen konsentrator dari Singapura.

    “Jadi 30 unit oksigen konsentrator yang merupakan bagian dari 10 ribu unit yang dibeli Pemerintah Indonesia hari ini dikirim dari Singapura melalui penerbangan, sisanya dikirim via laut bersama dengan tabung silinder yang diisi oksigen,” kata Luhut, Jumat, 9 Juli 2021.

    Oksigen konsentrator adalah alat yang berfungsi memproses oksigen dengan cara mengambil udara di ruangan sekitar. Selain oksigen kosentrator, Luhut mengatakan pemerintah akan membeli tujuh unit oksigen generator dan 36 ribu ton oksigen yang akan datang dalam 30 hari ke depan.

    Bersamaan dengan 30 oksigen yang akan datang hari ini, Luhut memastikan ada bantuan alat kesehatan dari Pemerintah Singapura berupa 200 ventilator dan 256 silinder oksigen kosong 40 liter.

    Pemerintah Singapura juga akan memberikan alat-alat pelindung kesehatan, yakni 756 oksigen silinder, 600 oksigen konsentrator, 220 ventilator, dan perlengkapan alat perlindungan diri, termasuk masker bedah, masker N95, dan kelengkapan alat bedah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.