IHSG Ditutup Melemah, Samuel Sekuritas Soroti Saham Bank Harda dan MNC Studios

Ilustrasi Saham atau Ilustrasi IHSG. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG sedikit menguat di sesi kedua hari ini dan menutup sesi di level 6.044. Level itu 13 poin lebih tinggi dari angka penutupan di sesi pertama yang sebesar 6.031. Namun, jika dibandingkan penutupan sebelumnya, IHSG hari ini ditutup melemah 0,05 persen, di mana penutupan sebelumnya di level 6.047,1.

"Sebanyak 232 saham menguat, 279 saham melemah, dan 147 saham stagnan pada perdagangan hari ini, dengan nilai transaksi sebesar Rp 13,6 triliun," kata analis Samuel Sekuritas Indonesia M Alfatih dalam keterangan tertulis Rabu, 7 Juli 2021.

Di akhir sesi kedua hari ini tercatat jual bersih asing sebesar Rp 88,3 miliar di pasar reguler, sementara di pasar negosiasi tercatat jual bersih asing sebesar Rp 100,7 miliar.

Saham yang paling banyak dibeli asing di pasar reguler, yaitu BMRI (Rp 120,2 miliar), AGRO (Rp 87,9 miliar), dan ASII (Rp 74,8 miliar). Saham yang paling banyak dijual asing di pasar reguler, yaitu BBCA (Rp 83,9 miliar), BBRI (Rp 76,5 miliar), dan BFIN (Rp 63,1 miliar)

Indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) berhasil melewati indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) dan menjadi indeks sektoral dengan kenaikan tertinggi pada sesi kedua hari ini (+0,9 persen). Selain trio saham emiten rumah sakit (BMHS, PRIM, dan SRAJ) yang memang sudah melejit sejak sesi pertama tadi, indeks ini didorong oleh saham emiten pemilik laboratorium Prodia, Prodia Widyahusada (PRDA), yang melejit di sesi kedua ini setelah sempat menurun di sesi pertama tadi. PRDA sendiri menutup sesi kedua hari ini dengan kenaikan +10,7 persen di level Rp 7.500 per saham.  

Reli panjang saham bank milik Chairul Tanjung, Bank Harda International (BBHI) akhirnya terhenti hari ini, dan harganya sempat jatuh ke titik ARBnya sebelum menutup sesi di titik Rp 4.660 per saham (-6,8 persen).

Meski demikian, saham beberapa bank mini lainnya justru menunjukkan pergerakan yang positif hari ini, diantara AGRS (+34,1 persen), BBYB (+13,2 persen) dan AGRO (+12,1 persen).

Satu saham lain yang gerakannya menarik hari ini adalah saham anak usaha MNC, MNC Studios International (MSIN), yang masih terus melejit di hari kedua pasca suspensi oleh BEI. MSIN menutup hari ini dengan kenaikan +21,9 persen di level Rp 595 per saham.

Lima besar top gainer atau menguat paling tinggi hari ini, yaitu BOSS (+34,2 persen ke Rp 94 per saham), AGRS (+34,1 persen ke Rp 224 per saham), BMHS (+25 persen ke Rp 530 per saham), KONI (+25 persen ke Rp 1.125 per saham), dan LMSH (+25 persen ke Rp 625 per saham)

Sedangkan lima besar saham yang melemah paling dalam atau top loser hari ini, yaitu NICK (-6,9 persen ke Rp 296 per saham), SCNP (-6,8 persen ke Rp 434 per saham), JECC (-6,8 persen ke Rp 7.150 per saham), BIKA (-6,8 persen ke Rp 300 per saham), dan BBHI (-6,8 persen ke Rp 4.660 per saham).

HENDARTYO HANGGI

Baca juga: IHSG Melemah 0,25 Persen, Samuel Sekuritas: Seiring Makin Ganasnya Covid-19


Disclaimer: Berita ini merupakan hasil kerja sama dengan PT Samuel Sekuritas Indonesia. Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.






Saham GOTO Marak Diobral di Pasar Negosiasi Rp 3,25 Triliun, Begini Penjelasan BEI

1 hari lalu

Saham GOTO Marak Diobral di Pasar Negosiasi Rp 3,25 Triliun, Begini Penjelasan BEI

Bursa Efek Indonesia (BEI) blak-blakan menjelaskan pemicu saham GOTO marak ditransaksikan di pasar negosiasi.


Analis Ungkap Prospek Bisnis Cinema XXI yang Bakal IPO Tahun Depan

1 hari lalu

Analis Ungkap Prospek Bisnis Cinema XXI yang Bakal IPO Tahun Depan

Analis Trimegah Sekuritas Rovandi menanggapi kabar operator bioskop Cinema XXI, PT Nusantara Sejahtera Raya, bakal IPO tahun depan.


Bank Raya (AGRO) Rights Issue 2,32 Miliar Saham, BRI Akan Serap Semuanya

1 hari lalu

Bank Raya (AGRO) Rights Issue 2,32 Miliar Saham, BRI Akan Serap Semuanya

PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) berencana melakukan rights issue.


IHSG Ditutup Melemah di Akhir Pekan, Saham Big Caps Terlaris

1 hari lalu

IHSG Ditutup Melemah di Akhir Pekan, Saham Big Caps Terlaris

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup turun tipis 0,02 persen pada perdagangan Jumat, 2 Desember 2022.


Sepekan Saham GOTO Anjlok ke Level ARB, Ada Apa?

2 hari lalu

Sepekan Saham GOTO Anjlok ke Level ARB, Ada Apa?

Saham GOTO kembali memberatkan pergerakan IHSG dengan penurunan hingga auto rejection bawah (ARB) pada perdagangan Jumat, 2 Desember 2022.


IHSG Hari Ini Masih Konsolidasi, Saham BRI dan Indofood Berpeluang Terkoreksi

2 hari lalu

IHSG Hari Ini Masih Konsolidasi, Saham BRI dan Indofood Berpeluang Terkoreksi

Tren IHSG hari ini melanjutkan pergerakan indeks kemarin yang tertekan mendekati level 7.000.


Samuel Sekuritas: IHSG Turun Cukup Dalam, Saham BCA Melemah usai Aksi Profit Taking

2 hari lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Turun Cukup Dalam, Saham BCA Melemah usai Aksi Profit Taking

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup di level 7.020,8, atau turun 0,85 persen dibandingkan angka penutupan kemarin, (7.081,3).


Kaesang Pangarep Beberkan Alasan Tak Tertarik Beli Saham Teknologi: Capek, Boncos Banyak

3 hari lalu

Kaesang Pangarep Beberkan Alasan Tak Tertarik Beli Saham Teknologi: Capek, Boncos Banyak

Putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, blak-blakan menyatakan dirinya tak mau lagi berinvestasi saham emiten sektor teknologi. Ini sebabnya.


IHSG Diprediksi Menguat, Samuel Sekuritas: Saham BBNI hingga INCO Patut Dicermati

3 hari lalu

IHSG Diprediksi Menguat, Samuel Sekuritas: Saham BBNI hingga INCO Patut Dicermati

PT Samuel Sekuritas Indonesia memperkirakan Indeks harga saham gabungan atau IHSG pada hari ini, Kamis, 1 Desember 2022, akan menguat.


Kaesang Pangarep Targetkan Sejuta Nasabah Saham Rakyat pada 2023

3 hari lalu

Kaesang Pangarep Targetkan Sejuta Nasabah Saham Rakyat pada 2023

Kaesang Pangarep selaku pendiri dan brand ambassador Saham Rakyat menargetkan satu juta nasabah pada tahun 2023. Apa strateginya?