Imbas PPKM Darurat, PT KAI: Jumlah Penumpang Turun 65 Persen

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kereta api Baturraden Ekspres relasi Purwokerto-Bandung PP via Cikampek. ANTARA/HO-PT KAI

    Kereta api Baturraden Ekspres relasi Purwokerto-Bandung PP via Cikampek. ANTARA/HO-PT KAI

    TEMPO.CO, JakartaSejak pemberlakuan PPKM Darurat oleh pemerintah, jumlah pelanggan Kereta Api (KA) Jarak Jauh PT Kereta Api Indonesia (KAI) menurun 65 persen.

    Pada periode PPKM Darurat, KAI mengurangi perjalanan KA Jarak Jauh sebanyak 44 persen dari rata-rata 122 perjalanan per hari pada Juni, menjadi 68 perjalanan.

    "KAI mendukung penuh kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah pada moda transportasi kereta api di masa PPKM Darurat ini untuk menekan laju penyebaran COVID-19," ujarnya VP Public Relations PT KAI Joni Martinus dalam keterangan tertulis, Selasa 6 Juli 2021. 

    Joni menuturkan penurunan penumpang ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai membatasi pergerakan mereka sesuai arahan dan kebijakan pemerintah pada masa PPKM Darurat.

    Dia mengatakan pada 3- 5 Juli 2021 KAI telah melayani 51.363 pelanggan KA Jarak Jauh, turun 50 persen dibanding pekan sebelumnya (26 -28 Juli 2021) sebanyak 104.072 pelanggan.

    Pada 5 Juli KAI telah memberangkatkan 8.829 pelanggan KA Jarak Jauh, turun dibanding keberangkatan 4 Juli sebanyak 25.495 pelanggan.

    Untuk membantu masyarakat melengkapi persyaratan, KAI kembali menambah layanan Vaksinasi COVID-19 gratis di stasiun, yaitu Stasiun Malang mulai 6 Juli 2021. Dengan demikian, kini terdapat 11 Stasiun yang menyediakan Vaksinasi COVID-19 gratis khusus pelanggan KA Jarak Jauh yaitu: Gambir, Pasar Senen, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, Purwokerto, Yogyakarta, Solo Balapan,  Madiun, Jember, dan Malang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.