PPKM Darurat, Menhub Sebut Akan Ada Tes Acak Antigen di Simpul Transportasi

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya (ketiga kiri) meninjau penyuntikkan vaksin COVID-19 bagi lansia, di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Kamis, 1 April 2021. Menteri Perhubungan meninjau penggunaan GeNose C19 sebagai salah satu syarat perjalanan bagi penumpang di masa Pandemi yang mulai diterapkan di sektor perjalanan udara sekaligus meninjau pemberian vaksin COVID-19 bagi lansia dan pelayan publik bandara. ANTARA FOTO/Novrian Arbi

    Menteri Perhubungan Budi Karya (ketiga kiri) meninjau penyuntikkan vaksin COVID-19 bagi lansia, di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Kamis, 1 April 2021. Menteri Perhubungan meninjau penggunaan GeNose C19 sebagai salah satu syarat perjalanan bagi penumpang di masa Pandemi yang mulai diterapkan di sektor perjalanan udara sekaligus meninjau pemberian vaksin COVID-19 bagi lansia dan pelayan publik bandara. ANTARA FOTO/Novrian Arbi

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pemerintah bakal melakukan uji acak tes Covid-19 antigen di simpul transportasi selama periode pelaksanaan PPKM Darurat Jawa-Bali, 3-20 Juli 2021.

    "Dalam pelaksanaan penguatan 3T, serta pelaksanaan SE, akan dilaksanakan random sampling antigen tes Covid-19 pada simpul-simpul transportasi di antaranya terminal, stasiun kereta api, khususnya di wilayah dan kawasan aglomerasi," ujar Budi dalam konferensi pers, Jumat malam, 2 Juli 2021.

    Pelaksanaan uji acak dan pengawasan selama PPKM Darurat ini, kata dia, akan dilakukan oleh Kemenhub bersinergi dengan TNI, Polri, pemda, dan pemangku kepentingan terkait. Sinergi juga dilakukan dalam melakukan pengetatan keluar masuk wilayah di perbatasan dengan memeriksa dokumen kelengkapan syarat perjalanan di posko-posko yang telah ditentukan.

    "Mari kita patuhi demi keselamatan kita bersama. Hanya dengan kebersamaan, kepatuhan dan kerja keras serta kesungguhan kita bersama, insyaallah kita akan berhasil menekan penambahan jumlah kasus konfirmasi COvid-19 di Indonesia," ujar Menhub.

    Sebelumnya, dalam rangka PPKM Darurat, Kemenhub telah menerbitkan beberapa surat edaran, antara laun untuk sektor darat, laut, udara, dan perkeretaapian. Surat edaran itu merujuk kepada Surat Edaran Satuan Tugas Covid-19 Nomor 24 Tahun 2021 dan mulai berlaku 5 Juli 2021.

    Budi pun menyampaikan sejumlah persyaratan untuk pelaku perjalanan dalam negeri. Persyaratan itu antara lain para pelaku perjalanan jarak jauh dan perjalanan dari atau menuju Jawa dan Bali harus menunjukan kartu telah vaksin, minimal dosis pertama; hasil RT-PCR 2x24 jam atau tes antigen 1x24 jam.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.