Luhut Targetkan 200 Ribu Suntikan Vaksin Covid-19 per Hari di Jakarta

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan diperiksa suhu tubuhnya sebelum rapat dengan Presiden Joko Widodo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa 3 Maret 2020. Pemeriksaan kondisi suhu tubuh bagi tamu maupun pejabat tersebut untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19 di lingkungan Istana Kepresidenan. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan diperiksa suhu tubuhnya sebelum rapat dengan Presiden Joko Widodo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa 3 Maret 2020. Pemeriksaan kondisi suhu tubuh bagi tamu maupun pejabat tersebut untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19 di lingkungan Istana Kepresidenan. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kematiriman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meninjau sentra vaksin di Jiexpo, Serviam, dan PPSDM pada Jumat, 2 Juli 2021 sebelum Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat esok hari. Ia menargetkan 200 ribu suntikan vaksin per hari.

    “Saya tekankan kepada seluruh sentra vaksinasi untuk memaksimalkan jumlah suntikan vaksin di setiap titik, khususnya di Jakarta agar bisa tercapai 200 ribu suntikan per hari,” ujar Luhut dalam akun Instagram resminya pada Jumat, 2 Juli 2021.

    Dengan semakin banyaknya persediaan vaksin di Indonesia, Luhut berharap vaksinasi dapat mencapai target. Target vaksinasi Covid-19 di Jawa dan Bali yaitu sebanyak 70 persen populasi.

    Karenanya, Luhut menekankan kepada seluruh sentra vaksin untuk memaksimalkan jumlah suntikan vaksin Covid-19 di setiap titik, khususnya di Jakarta. Agar bisa tercapai 200 ribu suntikan per hari.

    Luhut meminta seluruh sentra vaksinasi agar mengoptimalisasikan sistem supaya semakin dapat menerima banyak masyarakat yang akan divaksin. 

    Tak hanya itu, Luhut juga akan meminta bantuan seluruh dokter, tenaga kesehatan, TNI/POLRI, dan relawan vaksin di seluruh Indonesia, termasuk perusahaan platform digital untuk membuat sistem yang baik agar semakin banyak jumlah orang bisa divaksin setiap harinya. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.