Pulihkan Pariwisata, Pemerintah Diminta Lockdown Bali 14 Hari

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menancapkan sebuah wayang kulit atau Kayon didampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati (kiri) dan Gubernur Bali I Wayan Koster ketika membuka Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-43 di Taman Budaya Bali, Denpasar, Bali, Sabtu 12 Juni 2021. Gelaran seni akan berlangsung selama sebulan penuh. Johannes P. Christo

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menancapkan sebuah wayang kulit atau Kayon didampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati (kiri) dan Gubernur Bali I Wayan Koster ketika membuka Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-43 di Taman Budaya Bali, Denpasar, Bali, Sabtu 12 Juni 2021. Gelaran seni akan berlangsung selama sebulan penuh. Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta – Pemerhati pariwisata, Taufan Rahmadi, menyarankan Pemerintah Indonesia mengadopsi cara Selandia Baru dalam menangani sektor pariwisata Bali yang terpuruk akibat pandemi. Ia mengatakan pemerintah bisa menyusun tahap-tahap pembukaan gerbang internasional Bali untuk memulihkan sektor pariwisata Pulau Dewata seperti yang dilakukan Selandia Baru.

    Ia pun mengusulkan sejumlah tahap penanganan pariwisata Pulau Dewata. Tahap pertama adalah lockdown yang berlangsung selama 14 hari.

    “Level I fase 14 hari ke depan lockdown Bali, Nyepikan Bali,” ujar Taufan dalam keterangannya, Senin, 28 Juni  2021.

    Pada tahap itu, pemerintah diminta mengetatkan protokol kesehatan secara tegas dan konsisten. Pemerintah juga diminta mendorong para pekerja melakukan isolasi mandiri secara menyeluruh dan melakukan pekerjaannya dari rumah.

    Selama lockdown dilakukan, pemerintah juga disarankan menutup sekolah dan area publik. Setelah 14 hari berlangsung, Taufan menyebut perlu ada pengetesan Antigen secara massal kepada seluruh warga Bali.

    Bila lockdown selesai, pemerintah dapat membuka Bali secara bertahap mulai penerbangan nasional hingga penerbangan internasional. Apabila tahap-tahap itu sudah dilalui, Bali disebut sudah bisa menerima kunjungan wisatawan negara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.