Daftar Pemegang Saham Super Air Jet, Maskapai yang Disebut Milik Rusdi Kirana

Super Air Jet. Foto/Dok Super Air Jet

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan telah menerbitkan sertifikat operator udara atau AOC untuk maskapai anyar Super Air Jet. Sertifikat itu diberikan untuk tipe pesawat Airbus A320.

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto, proses sertifikasi AOC dilakukan sejak September 2020 selama sembilan bulan. Dengan selesainya seluruh tahapan sertifikasi ini, Super Air Jet dinyatakan telah memenuhi seluruh persyaratan teknis dan keselamatan sebagai pemegang sertifikat operator udara.

Dalam akta perusahaan yang terbit pada Mei 2021, mayoritas saham Super Air Jet saat ini digenggam oleh PT Kabin Kita Top dengan jumlah 998 ribu lembar saham atau 99,8 persen. Sisanya dikuasai oleh individu bernama Rudy Lumingkewas, Direktur Lion Air, dan Achmad.

Akta menampilkan nama Ari Azhari sebagai direktur dan Redi Irawan sebagai komisaris Super Air Jet. Redi saat ini menjabat sebagai Direktur Operasional Wings Air, anak usaha Lion Air Group.

Sementara itu, Kabin Kita Top adalah perusahaan tertutup yang didirikan pada Desember 2019. Akta perusahaan Kabin Kita Top mencantumkan Farian Kirana, CEO Lion Parcel, sebagai direktur, dan Davin sebagai komisaris.

Kepada Tempo, Farian mengakui dirinya merupakan pemilik Kabin Kita Top bersama Davin Kirana, putra pendiri Lion Air, Rusdi Kirana. Namun, Farian menolak jika Super Air Jet berkaitan dengan Lion Air. “Keterangan resmi akan segera dirilis,” kata Farian kepada Tempo, Mei lalu.

Dalam laporan Debtwire yang dikutip dari Bisnis.com, Super Air Jet mendapatkan suntikan dana dari pemilik Lion Air Group, Rusdi Kirana senilai US$ 67,8 juta atau senilai Rp 968 miliar.

Transaksi terjadi pada awal Februari ketika pembicaraan restrukturisasi utang Lion Mentari terus berlanjut. Salinan laporan bank PT Lion Mentari yang diberikan kepada Debtwire menunjukkan total transfer senilai Rp 988 miliar dari rekening Lion Mentari di Bank Negara Indonesia yang terjadi pada 2 Februari 2021. Transaksi dilakukan dengan rincian Rp 528 miliar ke Super Air Jet dan Rp 450 miliar ke FAN.

“Dengan demikian, adanya transfer tersebut menyoroti kemungkinan bahwa keluarga Kirana mungkin berniat untuk menjauh dari Lion Air yang kondisinya tengah tertekan untuk berkonsentrasi pada maskapai murah dan FAN yang lebih baru,” ujar sumber Debtwire yang tak disebutkan namanya tersebut.

Farian dan Davin memiliki Super Air Jet melalui PT Kabin Kita Top dengan kepemilikan sebesar 50 persen saham dari catatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Indonesia.

PT Kabin Kita memegang kendali sebesar 99,8 persen Super Jet, sisanya 0,1 persen dimiliki oleh Rudy Lumingkewas, yang merupakan Presiden Direktur Lion Air Group dan Achmad Hasan, direktur perdagangan Lion Air Group.

Tak hanya itu, Farian Kirana juga memiliki 50 persen saham di perusahaan sewa pesawat FAN bersama dengan putra Rusdi Kirana yang lainnya, Denis Firian yang juga memegang kepemilikan sebesar 50 persen.

Nama lain yang mencuat adalah Edward Sirait menjadi komisaris di FAN sedangkan Direktur Keselamatan dan Keamanan di Lion Air Daniel Putut Kuncoro Adi juga menjadi direktur di perusahaan layanan penerbangan baru tersebut.

BISNIS | FRANSISCA CHRISTY ROSANA






Konsesi Kereta Cepat Jakarta-Bandung dari 50 Tahun Menjadi 80 Tahun, Catatan Tarik Ulur KCJB

1 jam lalu

Konsesi Kereta Cepat Jakarta-Bandung dari 50 Tahun Menjadi 80 Tahun, Catatan Tarik Ulur KCJB

Pemerintah telah menyetujui usulan perpanjangan masa konsesi Kereta Cepat Jakarta-Bandung dari 50 tahun menjadi 80 tahun. Ini catatan KCJB.


Fakta Terbaru Lion Air Tabrak Garbarata: dari Kronologi hingga Tes Urine

5 jam lalu

Fakta Terbaru Lion Air Tabrak Garbarata: dari Kronologi hingga Tes Urine

Lion Air bersama pihak berwenang terkait saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.


Terpopuler: Profil Mochtar Riady Pemilik Meikarta, YLKI Tanggapi Bos BCA Tolak Ganti Duit Rp 320 Juta

11 jam lalu

Terpopuler: Profil Mochtar Riady Pemilik Meikarta, YLKI Tanggapi Bos BCA Tolak Ganti Duit Rp 320 Juta

Berita terpopuler bisnis pada Kamis, 26 Januari 2023 dimulai dari rekam jejak Mochtar Riady, pemilik Meikarta yang menggugat konsumen Rp 56 miliar.


Tabrak Garbarata di Bandara Mopah, Merauke, Lion Air Berikan Kompensasi

1 hari lalu

Tabrak Garbarata di Bandara Mopah, Merauke, Lion Air Berikan Kompensasi

Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 794 menabrak garbarata Bandara Mopah, Merauke. Lion Air memberikan kompensasi.


Lion Air Minta Maaf Sayap Pesawatnya Hantam Garbarata Bandara Mopah Merauke

1 hari lalu

Lion Air Minta Maaf Sayap Pesawatnya Hantam Garbarata Bandara Mopah Merauke

Sayap pesawat Lion Air menghantam garbarata Bandara Mopah dan membuat 122 penumpang gagal terbang. Begini permintaan maaf maskapai tersebut.


122 Penumpang Gagal Terbang Usai Lion Air Tabrak Garbarata di Bandara Mopah Merauke, Begini Kronologinya

1 hari lalu

122 Penumpang Gagal Terbang Usai Lion Air Tabrak Garbarata di Bandara Mopah Merauke, Begini Kronologinya

Lion Air dengan nomor penerbangan JT 794 pada hari ini menabrak garbarata Bandara Mopah Merauke. Begini kronologinya.


Kementerian Perhubungan: Program Zero ODOL Dilakukan Bertahap

2 hari lalu

Kementerian Perhubungan: Program Zero ODOL Dilakukan Bertahap

Kementerian Perhubungan mengatakan pelaksaaan Zero Over Dimension Over Load (Zero ODOL) pada 2023 akan dilakukan secara bertahap.


Kemenhub: Angkutan Udara Perintis Beroperasi di Semua Korwil pada Januari 2023

2 hari lalu

Kemenhub: Angkutan Udara Perintis Beroperasi di Semua Korwil pada Januari 2023

Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub mengatakan program angkutan udara perintis penumpang dan kargo sudah beroperasi pada Januari 2023.


KTT ASEAN Ke-42, Kemenhub Pastikan Kesiapan Bandara Komodo dan Bandara Alternatif

3 hari lalu

KTT ASEAN Ke-42, Kemenhub Pastikan Kesiapan Bandara Komodo dan Bandara Alternatif

Kemenhub mulai mempersiapkan fasilitas sarana prasarana Bandara Komodo di Labuan Bajo, dalam gelaran KTT ASEAN Ke-42


Penerbangan Perdana Lion Air Rute Cina-Bali, Kemenhub: Industri Penerbangan Menggeliat

4 hari lalu

Penerbangan Perdana Lion Air Rute Cina-Bali, Kemenhub: Industri Penerbangan Menggeliat

Kemenhub sebut penerbangan perdana Lion Air rute Bandara Shenzhen Bao'an Cina - I Gusti Ngurah Rai Bali tanda pulihnya industri penerbangan Indonesia