Terkini Bisnis: Jalan Tol Solo-Yogya-Bawen hingga Harga Bitcoin Anjlok

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah mobil melintasi ruas Tol Bawen-Salatiga di Bawen, Kabupaten Semarang, 18 Juni 2017. Pada hari pertama difungsikan, lalu lintas terpantau ramai lancar dan mulai dilintasi pemudik asal DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Sumatra. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    Sejumlah mobil melintasi ruas Tol Bawen-Salatiga di Bawen, Kabupaten Semarang, 18 Juni 2017. Pada hari pertama difungsikan, lalu lintas terpantau ramai lancar dan mulai dilintasi pemudik asal DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Sumatra. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta -Berita terkini ekonomi dan bisnis sepanjang Minggu pagi hingga siang, 27 Juni 2021 dimulai dengan target beroperasinya jalan tol Solo-Yogya- Bawen pada 2024. Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

    Kemudian informasi tentang semakin turunnya harga Bitcoin yang terus semakin menurun membuat banyak kalangan cemas dengan prospeknya.

    Berita lainnya adalah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM mencatat terdapat hampir 2.350 izin usaha pertambangan di seluruh Indonesia tidak melakukan kegiatan sama sekali. Pemerintah pun mengancam melakukan pencabutan izin bila tidak kegiatan lebih lanjut. Berikut adalah ringkasan dari ketiga berita tersebut:

    1. Jalan Tol Solo Yogya Bawen yang Hubungkan 3 Bandara Bakal Beroperasi 2024

    Jalan Tol Solo-Yogya dan Jalan Tol Yogya-Bawen sudah lama diwacanakan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan kunjungan untuk melihat progres pembangunan jalan tol ini, pada Sabtu, 19 Juni 2021.

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, yang juga Ketua dari Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), melakukan kunjungan ke Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Solo – Yogya dan Jalan Tol Yogya – Bawen. Kunjungan yang juga didampingi oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita bertujuan untuk meninjau progres pembangunan kedua jalan tol tersebut.

    “Dengan pembangunan kedua jalan tol ini tentunya kita berharap pengembangan Kawasan di sekitar jalan tol sudah sangat dinantikan. Wilayah di Jawa Utara dan Jawa Selatan biasanya terdapat ketimpangan infrastruktur, sehingga dengan adanya infrastruktur ini diharapkan dapat menghubungkan Pelabuhan-pelabuhan yang ada di Utara Jawa dengan industri padat karya yang ada di Selatan”, ujar Airlangga Hartarto seperti dikutip Tempo dari laman Badan Pengatur Jalan Tol, Minggu 27 Juni 2021.

    Jalan tol yang nantinya akan melewati dua provinsi yakni Jawa Tengah dan Yogyakarta ini merupakan Proyek Strategi Nasional (PSN) yang nantinya akan terhubung dengan Jalan Tol Semarang – Solo. Dengan terhubungnya jalan tol ini, maka akan menambah akses pendukung kelancaran lalu lintas menuju tiga bandar udara sekaligus, yaitu Bandar Udara New Yogyakarta International Airport di Kulonprogo Yogyakarta, Bandar Udara Ahmad Yani di Semarang dan Bandar Udara Adi Soemarno di Solo.

    Baca berita selengkapnya di sini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.