Belgia Buka Lockdown, RI Gelar Pameran Pakaian dan Furnitur Ramah Lingkungan

Reporter:
Editor:

Iqbal Muhtarom

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria berjalan dengan barang bawaannya di stasiun kereta api yang hampir kosong, setelah Belgia memberlakukan lockdown untuk memperlambat penyebaran penyakit virus corona (Covid-19), di Antwerpen, Belgia 18 Maret 2020.[REUTERS]

    Seorang pria berjalan dengan barang bawaannya di stasiun kereta api yang hampir kosong, setelah Belgia memberlakukan lockdown untuk memperlambat penyebaran penyakit virus corona (Covid-19), di Antwerpen, Belgia 18 Maret 2020.[REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah lockdown yang diberlakukan di Belgia dibuka kembali, Indonesia melalui duta besar RI untuk Belgia, Andri Hadi, KADIN Indonesia dan Adhyata Belgium membuka kegiatan promosi berbagai produk pakaian dan furnitur Indonesia yang ramah lingkungan di kota Antwerpen, Belgia pada Sabtu 19 Juni 2021

    “Momentum dibukanya kembali Belgia setelah lockdown yang berkepanjangan akibat pandemi langsung dimanfaatkan Indonesia dengan meluncurkan kegiatan promosi ini, sebagai upaya meningkatkan ekspor Indonesia di Belgia, khususnya ekspor pakaian jadi dan furnitur yang ramah lingkungan,” ujar Dubes Andri Hadi dikutip Tempo dari laman Kementerian Luar Negeri, Minggu 27 Juni 2021

    Promosi pakaian dan furnitur ramah lingkungan ini dapat berlangsung dengan memanfaatkan jejaring para pelaku kreatif dari “Codesignhub” yang ada di kota Antwerpen, Belgia. Codesignhub sendiri menjual produk-produk unik yang memiiki nilai tambah.

    Acara pameran ini dibuka dengan kegiatan fashion show pakaian ramah lingkungan dari merek Zoe dan Wastu, merek pakaian yang mendaur ulang sisa-sisa kain pabrikan dan disulap menjadi pakaian sehari-hari yang trendy. Selain itu, dipamerkan pula produk-produk furnitur seperti meja dan kursi serta kerajinan tangan hasil daur ulang dari bamboo.

    Makanan khas dan tari-tarian tradisional Indonesia juga tidak lupa ditampilkan, lengkap dengan berbagai info terkait destinasi-destinasi eco-tourism Indonesia seperti Taman Wisata Komodo, Bromo, Borobudur, dan Danau Toba yang juga dihadirkan untuk mengundang tamu yang hadir berkunjung ke Indonesia.

    Selain dihadiri oleh dubes RI untuk Belgia, dalam acara tersebut hadir pula Walikota Borgerhout, Mayor Borgerhout Ms. Marij Preneel, yang menyambut baik inisiatif Indonesia. Ia menyampaikan kegembiraannya karena selain produk-produk Indonesia yang ramah lingkungan, budaya Indonesia yang menawan juga turut dihadirkan. Karena itu, para pelaku usaha, tamu undangan serta para calon pembeli produk yang datang dari berbagai penjuru Belgia terlihat memenuhi Gedung bersejarah bekas Kantor Jaksa Umum di Antwerpen Belgia ini.

    Meskipun Belgia sudah mulai menerapkan relaksasi bertahap sejak 9 Juni 2021 lalu setelah memberlakukan lockdown. Acara ini dilaksanakan secara offline dengan penerapan protokol Kesehatan yang ketat sesuai dengan aturan pemerintah setempat. Promosi yang rencananya akan berlangsung selama 6 bulan kedepan ini diharapkan dapat menarik pembeli produk ramah lingkungan Indonesia dari Belgia.

    NAUFAL RIDHWAN ALY

    Baca juga: Penolakan Jokowi Soal Lockdown dari Awal Pandemi Hingga Gelombang Baru Covid-19


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.