Kemenhub Tambah Tes Acak Antigen di Terminal, Antisipasi Lonjakan Covid-19

Reporter

Calon penumpang KRL menjalani tes usap (swab) antigen yang digelar PT KCI di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Selasa 22 Juni 2021. Tes acak yang dilakukan oleh PT KCI tersebut guna menekan penyebaran COVID-19 di lingkungan transportasi KRL. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menambah kapasitas jumlah tes acak khususnya bagi penumpang bus di terminal dari yang saat ini sebesar 10 persen dari jumlah penumpang harian. Penambahan kapasitas itu guna mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di sejumlah daerah.

Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengatakan saat ini, kemenhub masih mengacu kepada aturan lama yakni Surat Edaran (SE) dari Satgas No.12/2021 Tentang Perjalanan Orang Dalam Negeri Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Mengacu kepada aturan tersebut, perjalanan darat dan dalam kota (aglomerasi) memang tidak diwajibkan melampirkan dokumen kesehatan berupa rapid antigen, PCR/Swab Test serta GeNose.

Oleh karena itu, Kemenhub, menginisiasi adanya tes acak di KRL dan perjalanan bis antar kota. “Kami sedang mempersiapkan penambahan jumlah tes acak, khususnya di terminal-terminal tipe A yang dikelola langsung oleh Kemenhub. Kapasitas (tes acak) saat ini kira-kira 10 persen dari total penumpang harian,” ujarnya, Rabu, 23 Juni 2021.

Adita menambahkan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 ini juga perlu dibarengi dengan peningkatan pengawasan implementasi prokes oleh para operator baik di simpul transportasi maupun di dalam moda transportasi.
Hal itu senada dengan pernyataan Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi. Dia mengatakan berdasarkan arahan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, saat ini jumlah tes acak kepada penumpang bus harus ditingkatkan di terminal.

Sebelumnya Perum Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia atau DAMRI menghimbau pengguna bus memenuhi persyaratan dokumen berupa surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau hasil rapid test antigen yang berlaku 1 x 24 jam sebelum keberangkatan.

Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan DAMRI Sidik Pramono mengatakan hal tersebut dalam rangka mengantisipasi peningkatan kasus Covid-19 di berbagai daerah. Oleh karena itu, DAMRI mematuhi kebijakan pemerintah untuk memperketat pengawasan penerapan protokol kesehatan, baik di pool maupun selama dalam perjalanan.

Protokol kesehatan yang dijalankan tersebut, mengacu pada SE Kementerian Perhubungan No.35/2021 yang juga dilakukan dalam rangka mendukung konektivitas bagi penumpang DAMRI. DAMRI menghimbau pelanggan yang naik bus perlu memenuhi persyaratan dokumen berupa surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau hasil rapid test antigen yang berlaku 1 x 24 jam sebelum keberangkatan.

Persyaratan lainya yaitu pelanggan dalam kondisi sehat dan memakai masker dengan standar yang telah berlaku. Dia meminta pelanggan yang hendak melakukan perjalanan dapat memesan tiket melalui aplikasi DAMRI Apps, portal tiket.damri.co.id, Traveloka, redBus, serta melakukan pembayaran di berbagai platform digital seperti DANA, OVO, ShopeePay, LinkAja, GoPay, Mandiri, Visa, Mastercard serta gerai Indomaret di seluruh Indonesia.

DAMRI juga fokus dalam memperhatikan kebersihan baik di pool maupun saat perjalanan, diantaranya kondisi pool dalam keadaan bersih dan steril dengan secara berkala dilakukan penyemprotan desinfektan. Sedangkan untuk armada, dilakukan desinfeksi dan pencucian bagian interior dan eksterior bus setiap 30 menit sekali sebelum beroperasi.






Penerapan Zero ODOL Diundur Jadi 2024, Kemenhub Ungkap Penyebabnya

8 jam lalu

Penerapan Zero ODOL Diundur Jadi 2024, Kemenhub Ungkap Penyebabnya

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Hendro Sugiatno mengatakan Zero ODOL masih belum disepakati oleh Kemen dan Apindo.


Kemenhub Pastikan Kesiapan Bandara Ngurah Rai Sambut Kedatangan Pesawat Komersil Terbesar

3 hari lalu

Kemenhub Pastikan Kesiapan Bandara Ngurah Rai Sambut Kedatangan Pesawat Komersil Terbesar

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan kesiapan Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, yang akan kedatangan pesawat komersil terbesar di dunia Airbus A380 milik maskapai Emirates.


Siap-siap, KAI Akan Operasikan Kereta Panoramic untuk Tujuan Bandung dan Surabaya

4 hari lalu

Siap-siap, KAI Akan Operasikan Kereta Panoramic untuk Tujuan Bandung dan Surabaya

Saat pertama kali diluncurkan pada 24 Desember 2022, kereta panoramic dirangkaikan pada perjalanan KA Taksaka Tambahan.


Konsesi Kereta Cepat Jakarta-Bandung dari 50 Tahun Menjadi 80 Tahun, Catatan Tarik Ulur KCJB

7 hari lalu

Konsesi Kereta Cepat Jakarta-Bandung dari 50 Tahun Menjadi 80 Tahun, Catatan Tarik Ulur KCJB

Pemerintah telah menyetujui usulan perpanjangan masa konsesi Kereta Cepat Jakarta-Bandung dari 50 tahun menjadi 80 tahun. Ini catatan KCJB.


Kementerian Perhubungan: Program Zero ODOL Dilakukan Bertahap

9 hari lalu

Kementerian Perhubungan: Program Zero ODOL Dilakukan Bertahap

Kementerian Perhubungan mengatakan pelaksaaan Zero Over Dimension Over Load (Zero ODOL) pada 2023 akan dilakukan secara bertahap.


Kemenhub: Angkutan Udara Perintis Beroperasi di Semua Korwil pada Januari 2023

10 hari lalu

Kemenhub: Angkutan Udara Perintis Beroperasi di Semua Korwil pada Januari 2023

Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub mengatakan program angkutan udara perintis penumpang dan kargo sudah beroperasi pada Januari 2023.


KTT ASEAN Ke-42, Kemenhub Pastikan Kesiapan Bandara Komodo dan Bandara Alternatif

10 hari lalu

KTT ASEAN Ke-42, Kemenhub Pastikan Kesiapan Bandara Komodo dan Bandara Alternatif

Kemenhub mulai mempersiapkan fasilitas sarana prasarana Bandara Komodo di Labuan Bajo, dalam gelaran KTT ASEAN Ke-42


Penerbangan Perdana Lion Air Rute Cina-Bali, Kemenhub: Industri Penerbangan Menggeliat

11 hari lalu

Penerbangan Perdana Lion Air Rute Cina-Bali, Kemenhub: Industri Penerbangan Menggeliat

Kemenhub sebut penerbangan perdana Lion Air rute Bandara Shenzhen Bao'an Cina - I Gusti Ngurah Rai Bali tanda pulihnya industri penerbangan Indonesia


Kemenhub Minta Kemenparekraf Kembangkan Potensi Wisata di Jalur Pantai Selatan Jawa

13 hari lalu

Kemenhub Minta Kemenparekraf Kembangkan Potensi Wisata di Jalur Pantai Selatan Jawa

Kemenhub mendorong Kemenparekraf dan pemda mengembangkan destinasi pariwisata pantai untuk menghidupkan jalur pantai selatan Jawa (Pansela).


Menhub Sebut Masih Ada Kendala Lahan di Jalur Proyek Kereta Api Maros-Mandai

13 hari lalu

Menhub Sebut Masih Ada Kendala Lahan di Jalur Proyek Kereta Api Maros-Mandai

Menhub Budi Karya Sumadi menyatakan akan mendorong percepatan penyelesaian jalur kereta api Maros-Mandai.