OJK: Penawaran Pinjol Melalui SMS adalah Ilegal, Abaikan dan Hapus

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo OJK. wikipedia.org

    Logo OJK. wikipedia.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK menyatakan penawaran pinjaman online melalui SMS atau Whatsapp adalah ilegal. Menurut Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot, itu merupakan ciri pinjaman ilegal.

    "Penawaran pinjaman via SMS atau WA adalah ciri pinjol ilegal. Abaikan dan hapus segera!," kata Sekar dalam keterangan tertulis, Selasa, 22 Juni 2021.

    Dia mengingatkan bahwa fintech lending atau pinjol yang terdaftar dan berizin di OJK tidak diperbolehkan menawarkan pinjaman melalui saluran komunikasi pribadi, baik SMS ataupun pesan instan pribadi lainnya tanpa persetujuan konsumen.

    "Jika menerima SMS/WA penawaran dari pinjol ilegal, langsung hapus dan blokir nomornya ya Sobat!," ujarnya.

    Pastikan selalu cek legalitas pinjol ke Kontak OJK 157 dan meminjam sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan untuk melunasi pinjaman.

    Juga cek legalitas pinjol yang terdaftar dan berizin OJK di bit.ly/daftarfintechlendingOJK. "Stop meminjam dari pinjol ilegal," kata dia.

    BACA: Tak Ajukan Pinjaman dan Dapat Transfer Dana Pinjol Ilegal , Simak Saran OJK Ini

    HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.