Libur Nasional dan Cuti Bersama Digeser, Simak Update Kalender Bursa Berikut Ini

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karyawan mengamati layar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis, 10 September 2020. Penurunan ini terjadi setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan akan kembali memberlakukan PSBB secara ketat. ANTARA/Reno Esnir

    Karyawan mengamati layar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis, 10 September 2020. Penurunan ini terjadi setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan akan kembali memberlakukan PSBB secara ketat. ANTARA/Reno Esnir

    TEMPO.CO, JakartaBursa Efek Indonesia (BEI) menyesuaikan jadwal kalender libur bursa tahun 2021 usai pemerintah mengumumkan perubahan terbaru soal libur nasional. "Ya, sesuai dengan SKB pemerintah," ujar Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono W Widodo ketika dikonfirmasi, Selasa, 22 Juni 2021. 

    Sebelumnya, pemerintah menggeser libur nasional yakni Tahun Baru Islam 1443 Hijriah, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, serta meniadakan cuti bersama perayaan Natal. Hal ini dilakukan merespons lonjakan kasus positif Covid-19 usai libur Lebaran.

    Laksono menyebutkan, perubahan kalender libur bursa tahun 2021 dapat disesuaikan kembali jika terjadi perubahan kegiatan kliring pada kalender operasional Bank Indonesia. Perubahan juga dapat dilakukan jika ada pengumuman pemerintah mengenai perubahan hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2021.

    Dengan perubahan itu, BEI menyesuaikan hari libur bursa dengan libur Tahun Baru Islam 1443 Hijriah/2021 Masehi pada Selasa, 10 Agustus digeser waktunya menjadi Rabu, 11 Agustus.

    Sedangkan untuk libur Maulid Nabi Muhammad SAW 2021 yang semula berlangsung pada Selasa, 19 Oktober pun digeser menjadi Rabu, 20 Oktober. Lalu untuk libur cuti bersama Natal 2021 pada Jumat, 24 Desember ditetapkan BEI sebagai hari bursa.

    Seperti diketahui, keputusan pergeseran libur nasional itu dituangkan melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 712 Tahun 2021, Nomor 1 Tahun 2021, Nomor 3 Tahun 2021.

    Surat itu mengatur tentang Perubahan Atas Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 642 Tahun 2020, Nomor 4 Tahun 2020, Nomor 4 tahun 2020 Tentang Hari libur Nasional dan Cuti Bersama tahun 2021.

    ANTARA

    Baca: Jokowi Tak Pilih Lockdown, Kurs Rupiah Menguat di 14.402,5 per Dolar AS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.