PT KAI Commuter Gelar Tes Antigen di 6 Stasiun, dari Bogor Hingga Tangerang

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon penumpang mengikuti layanan pemeriksaan tes GeNose C19 di Stasiun Gambir, Jakarta, Senin, 3 Mei 2021. PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan perubahan masa berlaku hasil tes bebas Covid-19 PCR dan Antigen serta GeNose C19 untuk persyaratan naik kereta api jarak jauh (KAJJ) yang sebelumnya masa berlaku 3x24 jam sebelum keberangkatan menjadi maksimal 1x24 jam. ANTARA/Galih Pradipta

    Calon penumpang mengikuti layanan pemeriksaan tes GeNose C19 di Stasiun Gambir, Jakarta, Senin, 3 Mei 2021. PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan perubahan masa berlaku hasil tes bebas Covid-19 PCR dan Antigen serta GeNose C19 untuk persyaratan naik kereta api jarak jauh (KAJJ) yang sebelumnya masa berlaku 3x24 jam sebelum keberangkatan menjadi maksimal 1x24 jam. ANTARA/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau PT KAI Commuter melaksanakan tes antigen secara acak kepada calon pengguna KRL di sejumlah stasiun keberangkatan. Tes digelar antara lain di Stasiun Bogor, Cikarang, Bekasi, dan Tangerang.

    VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan tes ini merupakan upaya mencegah calon pengguna yang berpotensi menularkan Covid-19 agar tidak naik KRL. Selain itu PT KAI juga berupaya meningkatkan kewaspadaan di tengah meningkatnya kasus positif Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir.

    "Tes antigen secara acak pada pagi hari ini berlangsung di sejumlah stasiun yang menjadi titik keberangkatan pengguna yaitu Stasiun Bogor, Cikarang, Bekasi dan Tangerang. Sementara pada sore hari nanti akan digelar tes antigen di Stasiun Manggarai dan Tanah Abang," katanya, Senin, 21 Juni 2021.

    Dia menjelaskan jumlah tes yang disiapkan PT  KAI Commuter adalah sekitar 150 tes per hari untuk 6 stasiun tersebut. Tetapi untuk hari Senin ini dengan volume pengguna yang lebih tinggi dibandingkan hari-hari lain, KCI menyiapkan 200 tes.

    ADVERTISEMENT

    "Para pengguna kami harapkan kesediaannya mengikuti tes acak ini bila diminta oleh petugas. Tes ini demi kesehatan dan keamanan bersama para pengguna KRL," katanya.

    Pada Kamis dan Jumat, 17-18 Juni 2021, pemerintah mengadakan vaksinasi di Stasiun Bogor dengan sasaran utama para pengguna aktif KRL. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta PT KAI melakukan tes secara acak kepada penumpang KRL Jabodetabek di sejumlah stasiun utama. Sebabnya kasus Covid-19 terus meningkat di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
    Menurut Budi, KRL merupakan salah satu moda transportasi favorit masyarakat sehingga memerlukan perhatian khusus sebagai bagian upaya untuk bersama-sama menekan penyebaran Covid-19.

    "Saya mendapat laporan, bahwa jumlah pergerakan penumpang KRL per harinya cenderung meningkat, yaitu sekitar 400-500.000 penumpang per hari. Walaupun di masa normal bisa di atas satu juta penumpang, tetapi ini harus kita sikapi mengingat saat ini terjadi peningkatan kasus Covid-19," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.