Sandiaga Uno Usul Masyarakat yang Mau Berwisata Divaksinasi Dulu

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 14 Juni 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 14 Juni 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menganjurkan agar masyarakat yang hendak bepergian divaksinasi terlebih dahulu. Hal tersebut diperlukan untuk menekan angka penularan Covid-19 di Tanah Air.

    "Karena terbukti sekali dari hasil vaksinasi ini tingkat penularan Covid-19 bisa kita tekan dan seandainya kita terkena Covid-19, kesembuhannya bisa lebih cepat," kata Sandiaga Uno dalam keterangan tertulis Sabtu, 19 Juni 2021.

    "Jadi saya mendukung agar masyarakat yang ingin mobilitas ke Bali maupun destinasi wisata lainnya bisa divaksin dulu."

    Sandiaga mengatakan kian melonjaknya angka kasus Covid-19 di seluruh Nusantara, khususnya wilayah padat penduduk, menjadi bukti harus terus ditingkatkan kembali protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.

    ADVERTISEMENT

    Pasalnya, menurut Sandiaga, pemulihan ekonomi nasional, khususnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif berjalan beriringan dengan penanganan kasus covid-19. Ia melihat angka penularan Covid-19 semakin meningkat di beberapa daerah, terutama di DKI Jakarta dan daerah-daerah yang padat penduduknya.

    Oleh karena itu, protokol kesehatan, kata Sandiaga, menjadi kunci dalam pemulihan sektor Parekraf untuk menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat. "Kita harus tingkatkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin, 3M dan 3T," ujar Sandiaga.

    Sandiaga mengatakan besarnya pengaruh penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin tersebut terbukti lewat jumlah kunjungan wisatawan nusantara di Bali. Ia berujar jumlah kunjungan wisatawan nusantara hanya berkisar 2.000-2.500 orang sebelum ia menjabat Menteri Parekraf. Namun, jumlah tersebut diungkapkannya berlipat hingga sebanyak 10.000 orang saat ini.

    Lewat sejumlah langkah tersebut, dia berharap agar kerja keras bersama dalam menekan laju penularan Covid-19 dapat tercapai.

    Sehingga, ia meyakini pemulihan ekonomi nasional, khususnya sektor Parekraf dapat segera terwujud lewat kebijakan yang tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu kepada masyarakat yang betul-betul membutuhkan.

    "Sekarang ini lapangan kerja sangat sulit didapatkan, tapi dengan pariwisata yang berbingkai protokol kesehatan kami yakin akan terbuka lapangan kerja," kata Sandiaga Uno.

    Baca Juga: Sandiaga Ditemani Atta Halilintar Resmikan Desa Wisata Rammang-rammang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.