Persiapan Munas Kadin di Kendari Hampir Rampung

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketum KADIN Indonesia Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional, Arsjad Rasjid memberikan keterangan saat pendaftaran Calon Ketua Umum KADIN Indonesia di Menara KADIN, Jakarta, Senin, 24 Mei 2021. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Wakil Ketum KADIN Indonesia Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional, Arsjad Rasjid memberikan keterangan saat pendaftaran Calon Ketua Umum KADIN Indonesia di Menara KADIN, Jakarta, Senin, 24 Mei 2021. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta – Ketua Umum Kadin Banten Mulyadi Jayabaya mengungkapkan kesiapan pelaksanaan Munas VIII atau Munas Kadin di Kendari hampir rampung. Ia pun optimistis, pelaksanaan ini akan berjalan sukses, lancar dan aman.

    “Persiapan ini sudah 90 persen. Kalau ada yang minta pindah, itu hanya cari sensasi saja. Kita akan berontak,” kata Mulyadi Jayabaya dalam konferensi pers di Hotel Sultan Jakarta, pada Kamis 17 Juni 2021.

    Ketua Penyelenggara Musyawarah Nasional VIII Kamar Dagang dan Industri alias Kadin Indonesia Adisatrya Sulisto mengatakan perhelatan munas resmi bergeser dari mulanya 2-4 Juni 2021 menjadi 30 Juni 2021. Tempat pelaksanaan kegiatan itu pun berpindah dari mulanya di Bali menjadi ke Kendari.

    Adi mengatakan alasan kesehatan menjadi faktor penundaan munas. Hal ini berdasarkan arahan pemerintah untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19 seusai Hari Raya Idul Fitri dan menghindari potensi mobilitas/kerumunan manusia dalam jumlah besar.

    ADVERTISEMENT

    Menurut Mulyadi saat ini berbagai daerah memang terdampak pandemi Covid-19. Namun Kendari termasuk kota yang tergolong kecil penyebaran kasus positif Covid-19. Ia sama sekali tak ragu atas pelaksanaan Munas VIII di Kendari yang telah dipersiapkan secara matang oleh Kadin Sulawesi Tenggara.

    Selain itu, Ketua Umum Kadin Bengkulu Fery Rizal, juga mengungkapkan keyakinannya jika Kendari sangat layak untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Munas VIII Kadin Indonesia. "Setiap daerah di Indonesia memiliki potensi besar yang harus kita dukung secara bersama- sama. Kendari harus kita dukung secara penuh," ujarnya.

    SYAHARANI PUTRI | CAESAR AKBAR

    Baca Juga: Bursa Ketum Kadin, Pendukung Arsjad: Kalau Munas Dipindah, Kami Akan Berontak


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.