PKB: Terlalu Gampang Menyelesaikan Masalah Garuda dengan Likuidasi

Suasana replika pesawat Garuda Indonesia di asrama haji Kota Gorontalo. Foto: Antaranews

TEMPO.CO, Jakarta – Ketua Komisi VI DPR Faisol Riza mengatakan likuidasi bukan solusi satu-satunya untuk menyelesaikan persoalan keuangan yang dialami PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Menurut Faisol, masih banyak badan usaha milik negara atau BUMN yang memiliki masalah lebih besar dari Garuda, namun tidak sampai dilikuidasi.

“Terlalu gampang untuk menyelesaikan masalah Garuda hanya dengan likuidasi. Sementara itu, banyak BUMN yang bermasalah, rugi, dan efeknya besar tapi enggak dilikuidasi. Kok Garuda mau dilikuidasi,” ujar Faisol saat dihubungi pada Rabu, 16 Juni 2021.

Garuda Indonesia tengah menanggung utang Rp 70 triliun. Utang perusahaan disebut-sebut terus bertambah hingga Rp 1 triliun setiap bulan akibat tunggakan pembayaran sewa pesawat kepada lessor dan biaya operasional lainnya.

Politikus PKB itu mengatakan perusahaan maskapai negara tersebut bisa mengurangi beban utangnya dengan melakukan renegosiasi dengan lessor. Dalam proses negoisasinya, Garuda disarankan memanfaatkan celah hukum dengan menunjuk pengacara yang mumpuni, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

“Pilihlah pengacara-pengacara hebat yang memungkinkan menekan banyak fixed cost atau beban akibat kontrak dengan lessor. Ini langkah nyata dan bisa disampaikan ke publik, apa kemajuan yang bisa dicapai,” kata Faisol.

Di sisi lain, Faisol setuju terhadap rencana Kementerian BUMN untuk mengurangi beban operasional Garuda dengan memangkas jumlah komisaris menjadi tinggal dua atau tiga orang. Namun, upaya itu saja dianggap tak cukup.

Ia mengatakan Garuda perlu merancang skema penyelesaian masalah yang pasti, seperti mengurangi pengeluaran-pengeluaran tetap. “Saya kira kita memerlukan gambaran dan skema yang lebih pasti karena ada fix cost yang banyak sekali dan membebani,” katanya.

Faisol melanjutkan, Komisi VI DPR akan memanggil Kementerian BUMN dan manajemen Garuda Indonesia pada 24 Juni nanti untuk membahas opsi-opsi yang akan diambil untuk menyehatkan perusahaan maskapai pelat merah tersebut. Sampai saat ini, skema penyelamatan Garuda sama sekali belum dibahas oleh anggota dewan.

BACA: Bos Garuda Tanggapi Soal Ketepatan Waktu Terbang yang Terbaik Ke-4 Asia Pasifik

FRANCISCA CHRISTY ROSANA






Puan Maharani dan Cak Imin Bertemu, dari Ziarah hingga Catwalk di Zebra Cross

4 jam lalu

Puan Maharani dan Cak Imin Bertemu, dari Ziarah hingga Catwalk di Zebra Cross

Meski sudah sering bertemu, Puan Maharani pun menyebut pertemuan dengan Cak Imin hari ini spesial.


Cak Imin Doakan Puan Maharani Jadi Presiden: Saya Minimal Wakil

4 jam lalu

Cak Imin Doakan Puan Maharani Jadi Presiden: Saya Minimal Wakil

Puan Maharani berharap kerja sama dengan Cak Imin bisa berlanjut hingga 2024 nanti.


Bandara Kertajati Layani Penerbangan Umrah pada November, Begini Persiapan AP II

5 jam lalu

Bandara Kertajati Layani Penerbangan Umrah pada November, Begini Persiapan AP II

Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, akan kembali melayani penerbangan umrah pada November 2022 mendatang. Bagaimana persiapannya?


Muhaimin Iskandar dan Prabowo Subianto Sepakat Rekrut Lebih Banyak Partai untuk Gabung ke Koalisi Mereka

1 hari lalu

Muhaimin Iskandar dan Prabowo Subianto Sepakat Rekrut Lebih Banyak Partai untuk Gabung ke Koalisi Mereka

Muhaimin Iskandar menyatakan telah sepakat dengan Prabowo Subianto untuk terus memperbesar koalisi mereka dengan merekrut partai lainnya.


Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar Datangi Ponpes Api Asri Tegalrejo

1 hari lalu

Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar Datangi Ponpes Api Asri Tegalrejo

Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar menyambangi pondok pesantren Api Asri Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah, pada Jumat malam kemarin.


Garuda Tambah Penerbangan ke Kuala Lumpur Jadi 3 Kali Seminggu

2 hari lalu

Garuda Tambah Penerbangan ke Kuala Lumpur Jadi 3 Kali Seminggu

Garuda Indonesia menambah frekuensi penerbangan Jakarta Kuala Lumpur PP dari dua kali menjadi tiga kali sepekan mulai 27 September 2022,


Garuda Right Issue November, Dirut: Tidak untuk Bayar Utang

2 hari lalu

Garuda Right Issue November, Dirut: Tidak untuk Bayar Utang

Penambahan modal untuk PT Garuda Indonesia masih berlangsung. Pemerintah memberikan dana sebesar Rp 7,5 triliun.


Anak Buah Sri Mulyani Prediksi Garuda Bisa Cetak Laba Mulai 2022

2 hari lalu

Anak Buah Sri Mulyani Prediksi Garuda Bisa Cetak Laba Mulai 2022

Pada akhir 2021, Garuda tercatat membukukan kerugian yang diatribusikan ke entitas induk senilai US$ 4,16 miliar atau setara dengan Rp 62 triliun.


Inilah 5 Alasan Mengapa Negara Perlu Berutang

2 hari lalu

Inilah 5 Alasan Mengapa Negara Perlu Berutang

Berbagai negara dari yang berkembang hingga maju pun memiliki utang. Lantas yang menjadi pertanyaan, mengapa suatu negara perlu untuk berutang?


Inilah Daftar 10 Negara Pemberi Utang Terbesar ke Indonesia

3 hari lalu

Inilah Daftar 10 Negara Pemberi Utang Terbesar ke Indonesia

Statistik Utang Luar Negeri Indonesia edisi September 2022 mencatat setidaknya ada 21 negara yang saat ini telah memberikan pinjaman ke Indonesia.