Kerja Sama Strategis, Tempo dan Griya Kartika Dharmawangsa Teken MoU

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur PT Tempo Inti Media Tbk, Meiky Sofyansyah berjabat tangan dengan Komisaris Utama PT Griya Kartika Dharmawangsa, Adek Julianwar usai menandatangani nota kesepahaman di gedung Tempo, Palmerah, Jakarta, Rabu, 16 Juni 2021. PT Tempo Inti Media menandatangani nota kesepahaman dengan PT Griya Kartika Dharmawangsa yang mengelola Eksekutif Klub Pertambangan dan Energi yang diberi nama Bimasena The Mines and Energy Society. dok.TEMPO

    Direktur PT Tempo Inti Media Tbk, Meiky Sofyansyah berjabat tangan dengan Komisaris Utama PT Griya Kartika Dharmawangsa, Adek Julianwar usai menandatangani nota kesepahaman di gedung Tempo, Palmerah, Jakarta, Rabu, 16 Juni 2021. PT Tempo Inti Media menandatangani nota kesepahaman dengan PT Griya Kartika Dharmawangsa yang mengelola Eksekutif Klub Pertambangan dan Energi yang diberi nama Bimasena The Mines and Energy Society. dok.TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta – PT Tempo Inti Media (Tbk) meneken nota kesepahaman (MoU) dengan PT Griya Kartika Dharmawangsa untuk peningkatan kerja sama strategis. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Tempo Meiky Sofyansyah serta Direktur Tempo Sebastian Kinaatmaja sebagai pihak pertama dan Direktur Utama Griya Kartika Dharmawangsa Anton Sugiono sebagai pihak kedua.

    “Tempo menyambut baik penandatanganan MoU yang dilakukan pada Rabu, 16 Juni 2021,” ujar Pelaksana Tugas Direktur Utama Tempo Inti Media, Arif Zulkifli, saat dihubungi melalui telepon.

    Dalam lembar nota kesepahaman tersebut, kedua pihak sepakat melakukan kerja sama pemanfaatan potensi klub eksekutif pertambangan Bimasena The Mines and Energy Society milik Griya Kartika Dharmawangsa. Tempo yang memiliki pengalaman mengadakan berbagai kegiatan baik secara luring maupun daring dipercaya bisa menghidupkan klub Bimasena dengan acara-acara, seperti seminar hingga pelatihan.

    Adapun kerja sama ini bertujuan mensinergikan sumber daya yang dimiliki masing-masing pihak untuk mewujudkan visi dan misi bersama. Kerja sama ini pun digadang-gadang bakal menguntungkan kedua perusahaan.

    ADVERTISEMENT

    “Dengan kerja sama ini, Tempo akan berperan dalam melakukan kegiatan-kegiatan dengan melibatkan klub Bimasena yang sudah terkenal di Jakarta,” ujar Arif.

    Selain pemanfaatan klub Bimasena, kerja sama kedua perusahaan membuka peluang bagi Griya Kartika Dharmawangsa untuk terlibat dalam penambahan modal emiten atau private placement bagi anak usaha Tempo Inti Media, yakni PT Info Media Digital (IMD). IMD tengah mempersiapkan diri untuk mencatatkan saham perdananya ke Bursa Efek Indonesia.

    “Kami terbuka atas rencana Dharmawangsa Group untuk terlibat dalam private palcement di PT IMD menjelang IPO (initial public offering),” kata Arif.

    Anton Sugiono turut mengapresiasi penandatanganan MoU perusahaannya dan Tempo. Menurut Anton, Tempo dapat memanfaatkan infrastruktur klub Bimasena untuk menggelar pelbagai acara yang berkaitan dengan kampanye energi baru dan terbarukan.

    “Saya menyambut baik dan bersemangat dengan kerja sama ini. Pengalaman panjang Bimasena bersama Masyarakat Pertambangan dan Energi akan bersinergi dengan Tempo yang memiliki jaringan luas dan pengalaman 50 tahun sebagai media yang dipercaya publik," kata Anton.

    Menurut dia, akan ada banyak peluang yang bisa dijalankan bersama. Di antaranya rangkaian diskusi atau dialog yang konstruktif, terutama tentang pengembangan energi baru dan terbarukan, bersih serta berkelanjutan. Selain itu, terbuka peluang mengembangkan kegiatan olah raga dan wisata yang lebih berwawasan ekologis.

    “Kami melihat Tempo jago mengembangkan showbiz. Sedangkan Bimasena sudah memiliki sebagian infrastruktur. Tempo bisa mengisi dan menggunakan infrastruktur dengan kecanggihan dan network dalam showbiz tersebut,” katanya melalui video conference.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.