Bank Mandiri Siapkan Kredit Talangan untuk Vendor PT KAI hingga Rp 200 Miliar

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melakukan perawatan dan pemeliharaan lokomotif di Depo Cipinang, Jakarta, Kamis, 29 April 2021. Pada masa larangan mudik lebaran Idul Fitri 2021, PT Kerata Api Indonesia (KAI) meningkatkan perawatan dan pemeliharan lokomotif yang nantinya kemungkinan akan di operasikan untuk kereta pengiriman barang. Dalam sehari, depo tersebut melakukan perawatan sebanyak 42 lokomotif. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Petugas melakukan perawatan dan pemeliharaan lokomotif di Depo Cipinang, Jakarta, Kamis, 29 April 2021. Pada masa larangan mudik lebaran Idul Fitri 2021, PT Kerata Api Indonesia (KAI) meningkatkan perawatan dan pemeliharan lokomotif yang nantinya kemungkinan akan di operasikan untuk kereta pengiriman barang. Dalam sehari, depo tersebut melakukan perawatan sebanyak 42 lokomotif. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. menyiapkan pembiayaan kredit talangan untuk supplier atau vendor PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI hingga Rp 200 miliar. Target ini dapat bertambah seiring dengan berkembangnya kerja sama antar-kedua BUMN.

    “Inisiatif pembiayaan value chain ini diharapkan dapat membantu supplier atau vendor KAI dalam mendapatkan percepatan penerimaan pembayaran sehingga meningkatkan likuiditas keuangan dan kualitas pengadaan barang maupun jasa kepada Kereta Api Indonesia,” kata Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Susana Indah K. Indriati  di Jakarta, Senin, 14 Juni 2021.

    Indah menjelaskan, fasilitas kredit tersebut akan mempercepat penerimaan pembayaran vendor mitra KAI sehingga dapat meningkatkan pengelolaan likuiditasnya. Kredit ini bisa digunakan untuk membiayai modal kerja.

    Selain itu, Bank Mandiri menyetujui perpanjangan jangka waktu fasilitas kedit jangka pendek senilai Rp 2 triliun dan fasilitas non-cash loan sebesar Rp 2 triliun. Kedua fasilitas digunakan untuk membiayai operasional perusahaan.

    ADVERTISEMENT

    “Melihat kondisi perekonomian Indonesia di tengah pandemi Covid-19 ini, kerjavsama yang terjalin akan menjadi benefit untuk menjaga likuiditas keuangan demi kelancaran kualitas pengadaan barang maupun jasa kepada KAI,” tutur Indah.

    Direktur Keuangan KAI Salusra Wijaya menjelaskan kerja sama antara perseroannya dan Bank Mandiri merupakan sinergi BUMN yang penting untuk mendukung arus keuangan vendor pada masa pandemi Covid-19. "Dukungan ini kami berikan kepada para supplier dan vendor perusahaan, termasuk para UMKM yang selama ini menjadi mitra KAI dalam hal penyediaan barang dan jasa perusahaan," kata Salusra.

    Dengan likuiditas perusahaan yang baik, kata dia, para mitra dapat mendukung penuh berbagai kebutuhan PT KAI. Imbasnya, upaya tersebut akan membantu memulihkan kinerja perkeretaapian nasional.

    Baca: Kereta Bandung-Purwokerto dan Yogya-Cilacap Akan Diluncurkan, Ini Tarifnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.