6 Tahun Lalu Jokowi Resmikan Tol Cipali, Jalan Tol 116 Km Dikerubut 6 Presiden

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo menyampaikan kata sambutan dalam acara Peresmian beroperasinya jalan Tol Cikopo-Palimanan di pintu Tol Cikopo, Purwakarta, Jawa Barat, 13 Juni 2015. Jalan tol Cipali merupakan bagian dari sistem jalan tol Trans Jawa. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Presiden Joko Widodo menyampaikan kata sambutan dalam acara Peresmian beroperasinya jalan Tol Cikopo-Palimanan di pintu Tol Cikopo, Purwakarta, Jawa Barat, 13 Juni 2015. Jalan tol Cipali merupakan bagian dari sistem jalan tol Trans Jawa. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada 13 Juni merupakan hari diresmikannya Jalan Tol Cipali. 6 tahun yang lalu, tol ini diresmikan oleh Presiden Jokowi. Cipali merupakan singkatan dari Cikopo-Palimanan yang menghubungkan Purwakarta dengan Cirebon. Dalam sejarahnya, Cipali pernah menjadi tol terpanjang di Indonesia—pada 2015-2019—namun rekor tersebut terkalahkan setelah beroperasinya Tol Bakauheni-Terbanggi Besar pada 8 Maret 2019.

    Tol yang memiliki panjang 116 kilometer merupakan kelanjutan dari proyek Tol Jakarta-Cikampek yang jadi bagian dari proyek Tol Jakarta-Palimanan. Oleh sebab itu, titik nol kilometer Tol Cipali adalah Cawang, Jakarta. Dan tol ini termasuk dalam kategori Tol Trans Jawa yang menghubungkan Merak, Banten hingga Banyuwangi, Jawa Timur.

    Dalam pembangunan Tol Cipali, gagasan untuk pembangunannya sudah ada sejak era Presiden Soeharto. Hal ini tercatat dalam Dinas Bina Marga Kabupaten Subang sejak 1996. Namun, untuk eksekusi pembangunannya berhenti karena krisis moneter 1998.

    Jalan Tol dengan ruas jalan yang besar ini kembali dibangun presiden ke-4 setelah Soeharto lengser, Susilo Bambang Yudhoyono atau Presiden ke-6 Indonesia. SBY mulai melanjutkan proyek Tol Cipali pada 2011 lalu. SBY sudah menggagas ide pembangunan Tol Cipali sejak pertama kali ia menjabat sebagai Presiden—2004. Namun, mendapatkan halangan, salah satunya masalah pembebasan lahan.

    Tidak hanya pembebasan lahan, jalur yang digunakan untuk Tol Cipali juga mengenai wilayah milik 32 ponpes yang berlokasi di Desa Waringin, Kecamatan Babakan, Cirebon. Lebih lanjut, dengan pembangunan Tol Cipali dikhawatirkan akan merusak atau mengubah situs-situs budaya dan sosial yang disebut-sebut sudah ada sejak ratusan tahun.

    Untuk peletakan batu pertama proyek pembangunan Tol Cipali dilakukan oleh Menteri Pekerjaan Umum era SBY, Djoko Kirmanto pada 2011 lalu. Namun, proyek yang digarap dengan dana mencapai Rp.12,56 triliun ini kembali terkendala setelah tersendat karena pembebasan lahan di daerah Subang dan Cirebon.

    Tidak bisa dipungkiri, proyek Jalan Tol Cipali sudah berada dalam 6 era kepresidenan di Indonesia. Proyek yang dijanjikan rampung pada 2015 ini akhirnya selesai  bulan sebelum waktu yang dijanjikan. Sejak diresmikan oleh Jokowi, Tol Cipali kini sudah berusia 6 tahun.

    GERIN RIO PRANATA

    Baca: Jokowi Harap Jalan Tol Semarang - Demak Atasi Macet dan Kendalikan Banjir Rob

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.