Kementan Pangkas Bibit Ayam Pedaging, Peternak: Biaya Produksi Bisa Naik

Reporter

Peternak memberi makan ayam petelur di peternakan ayam kawasan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat, Jumat, 28 Juni 2019. Kementerian Pertanian (Kementan) meminta perusahaan pembibitan ayam untuk memangkas bibit ayam (Day Old Chick Final Stock) ras pedaging, untuk mengatasi kelebihan pasokan di pasar yang menyebabkan harga ayam hidup anjlok di tingkat peternak. ANTARA/Yulius Satria Wijaya/ama.

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pertanian kembali mengeluarkan kebijakan pemusnahan telur tertunas (hatching eggs) ayam pedaging . Hal ini dilakukan demi mencegah terjadinya kelebihan pasokan yang memicu anjloknya harga di tingkat petani.

Surat Edaran (SE) Perbibitan dan Produksi Ternak yang diterbitkan tanggal 3 Juni 2021 mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 32/Permentan/PK.230/09/2017 tentang Penyediaan, Peredaran dan Pengawasan Ayam Ras dan Telur Konsumsi. “Surat edaran ini diterbitkan untuk mengatur keseimbangan ketersediaan dan kebutuhan DOC FS (day old chicken final stock) ayam ras pedaging,” kata Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Nasrullah, Minggu, 13 Juni 2021.

Nasrullah menilai bahwa surat edaran ini akan berjalan positif demi mencapai stabilisasi pasokan unggas. Dia mengatakan potensi produksi bibit ayam atau DOC FS setidaknya mencapai 278,24 juta ekor, sedangkan kebutuhan DOC FS pada Mei dan Juni hanya berada di angka 225,99 juta ekor sehingga surplus berada di angka 52,5 juta ekor.

Produksi bibit ayam pada dua bulan tersebut setidaknya setara dengan pasokan ayam siap potong sebanyak 306.803 ton. Pada saat yang sama, kebutuhan diperkirakan hanya berjumlah 249.185 ton sehingga surplus mencapai 57.618 ton.

Untuk mencapai keseimbangan, pengurangan bibit ayam akan dilakukan lewat pemusnahan telur tertunas usia 19 hari pada Juni sebanyak 50,51 juta butir atau setara dengan 47,03 juta ekor. Kebijakan pemusnahan berlaku mulai 5 Juni sampai 3 Juli 2021 di Pulau Jawa, Sumatra, dan Bali.

“Pelaksanaan cutting HE (hatching eggs) fertil pada minggu pertama sampai kedua masing-masing akan dilakukan sebesar 30 persen dan minggu kedua sampai keempat masing-masing sebesar 20 persen,” katanya.

Upaya untuk mengatur dan mengendalikan produksi bibit ayam juga dilakukan melalui afkir dini parent stock (PS) yang berusia di atas 58 minggu dan maksimal dipelihara sampai umur 62 minggu. Setiap perusahaan pembibit wajib melakukan afkir dini PS berlaku untuk seluruh wilayah Pulau Jawa, Sumatra dan Bali mulai dari tanggal 5 Juni sampai 31 Desember 2021.

"Pengawasan cutting HE fertil dan afkir dini PS ini dilakukan oleh Tim Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, UPT Lingkup Ditjen PKH seluruh Indonesia, organisasi perangkat daerah tingkat provinsi dan kabupaten/kota terkait, Satgas Pangan Polri, asosiasi perunggasan dan cross monitoring antar-perusahaan pembibit," ujarnya.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN) Sugeng Wahyudi mengharapkan agar aksi pengurangan populasi pada ayam potong ini diikuti dengan pengawasan yang ketat sehingga peternak dan konsumen dapat merasakan manfaatnya. Terlebih, pemangkasan populasi ini kerap diikuti dengan naiknya DOC sehingga menambah biaya produksi peternak.

“Yang kerap jadi masalah, saat SE ini berjalan justru harga DOC kembali bergerak naik. Awalnya memang sempat tinggi mencapai Rp8.000 per ekor dan turun menjadi Rp 4.500 sampai Rp 6.000 per ekor. Namun, harga sudah mulai bergerak ke atas Rp 6.000 per ekor lagi,” kata Sugeng, Minggu, 13 Juni 2021.

Dia mengharapkan supaya pengurangan populasi ini diikuti dengan harga bahan baku yang wajar sehingga biaya pokok produksi tidak ikut membengkak. Dengan demikian, peternak dan konsumen bisa menikmati harga yang sesuai dengan ketentuan. “Mestinya kalau dikerjakan dengan pengawasan, semua pelaku akan mendapatkan insentif. Ini harus diawasi benar,” kata dia.






Bapanas Janji Akan Stabilisasi Harga Telur, Maksimal Rp 27 Ribu per Kilogram

2 jam lalu

Bapanas Janji Akan Stabilisasi Harga Telur, Maksimal Rp 27 Ribu per Kilogram

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menargetkan harga telur di tingkat konsumen sebesar Rp 27 ribu sesuai harga acuan pembelian (HAP).


Harga Telur Meroket Menjelang Natal dan Tahun Baru, Peternak Wajib Jual Maksimal Rp 27.500

2 hari lalu

Harga Telur Meroket Menjelang Natal dan Tahun Baru, Peternak Wajib Jual Maksimal Rp 27.500

Pinsar Petelur Nasional mencatat kenaikan harga telur terjadi sejak 20 November 2022.


Kementan Klaim Berhasil Penuhi Permintaan Pasokan Beras, Tak Jadi lmpor?

3 hari lalu

Kementan Klaim Berhasil Penuhi Permintaan Pasokan Beras, Tak Jadi lmpor?

Sebelumnya, Bulog mengatakan stok domestik tipis dan tak dapat memenuhi target penyediaan cadangan beras.


Pasca Gempa Cianjur, Peternak Sapi Potong dan Perah Kesulitan Pasok Pakan Hewan

3 hari lalu

Pasca Gempa Cianjur, Peternak Sapi Potong dan Perah Kesulitan Pasok Pakan Hewan

DKPP Jawa Barat bersama Dinas Peternakan Cianjur tengah melakukan pendataan hewan ternak yang terdampak bencana gempa Cianjur.


Data Beras Kementan dan Bulog Berbeda? BPS Jelaskan Duduk Perkara: Sudah Clear

4 hari lalu

Data Beras Kementan dan Bulog Berbeda? BPS Jelaskan Duduk Perkara: Sudah Clear

BPS membeberkan bahwa pada dasarnya tidak ada yang berbeda soal data beras yang digunakan Kementan dan Bulog.


Belum Teken Izin Impor Beras, Mendag Masih Beri Waktu Bulog dan Kementan Cukupi Stok

4 hari lalu

Belum Teken Izin Impor Beras, Mendag Masih Beri Waktu Bulog dan Kementan Cukupi Stok

Zulhas menampik keputusan untuk impor beras dan belum mengeluarkan perizinan untuk kebijakan ini.


Peternak Desak Pemerintah Serius Tangani Penggunaan Antibiotik Berlebihan pada Ayam

7 hari lalu

Peternak Desak Pemerintah Serius Tangani Penggunaan Antibiotik Berlebihan pada Ayam

Koalisi Ayam Sejahtera mendesak pemerintah dan dunia usaha serius mengendalikan resistensi antimikroba pada industri peternakan ayam.


Kementan dan FAO Promosikan Produk Unggas Bebas Residu Antimikroba

9 hari lalu

Kementan dan FAO Promosikan Produk Unggas Bebas Residu Antimikroba

Resistensi antimikroba saat ini juga menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat karena bakteri resisten dapat menyebar melalui rantai makanan.


NFA Dukung Putusan DPR Minta Kementan Sediakan 600 Ribu Ton Beras

10 hari lalu

NFA Dukung Putusan DPR Minta Kementan Sediakan 600 Ribu Ton Beras

Stok beras di Bulog saat ini 594 ribu ton. Dibutuhkan hingga 1,2 juta ton untuk mengamankan cadangan dan menjaga stabilitas harga.


Stok Beras Bulog Menipis, Buwas: Bukannya Tak Mau Beli, Tapi Barangnya Memang Tidak Ada

10 hari lalu

Stok Beras Bulog Menipis, Buwas: Bukannya Tak Mau Beli, Tapi Barangnya Memang Tidak Ada

Buwas blak-blakan membeberkan alasan Bulog tak bisa memenuhi target cadangan beras sebesar 1,2 juta ton hingga akhir tahun ini.