Perubahan Insentif GoSend, CELIOS: Era Bakar Uang Startup Berakhir

Pengemudi daring Gojek membawa kemasan paket dari Tokopedia di Titipaja Warehouse, Jakarta, Jumat, 28 Mei 2021. Kementerian Koperasi dan UKM menyatakan kolaborasi bisnis yang dilakukan oleh dua startup raksasa Gojek dan Tokopedia, melalui pembentukan GoTo diharapkan mampu menciptakan integrasi layanan yang semakin efisien dan mempercepat penguatan bisnis di sektor UMKM. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

TEMPO,CO, Jakarta - Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira mengatakan perubahan insentif ojek mitra GoSend membuktikan 'era bakar uang' startup seperti GoJek telah berakhir.

Menurut dia, tanda-tandanya terlihat dari perubahan skema insentif yang diajukan aplikator layanan pengantaran barang GoSend itu. GoJek dinilai berupaya menekan kerugian dan berorientasi pada keuntungan jangka pendek.

“Ini sejalan dengan orientasi perusahaan yang mempersiapkan diri, pasca bergabung dan kemudian akan segera IPO," ujar Bhima dalam keterangan tertulis, Sabtu, 12 Juni 2021.

Dia menjelaskan ketika sudah melantai di bursa, investor akan menuntut keuntungan perusahaan. Prospek bisnis inilah yang perlu dijaga oleh perusahaan startup semacam GoJek sehingga mengubah skema insentif tukang ojek mitra GoSend.

Polemik soal penyesuaian insentif Gosend ini bermula dari beredarnya rilis di media sosial tentang pemogokan driver ojek mitra GoJek pada Selasa, 8 Juni 2021.

Dalam rilis yang beredar disebutkan bahwa insentif untuk 5 pengantaran sebesar Rp 10 ribu, sedangkan 15 pengantaran sebesar Rp 100 ribu. Tapi setelah penyesuaian menjadi Rp 1.000 per pengantaran untuk 1-9 pengantaran. Kemudian Rp 2.500 per pengantaran ketika sampai 15 lebih.

GoJek membenarkan ada penyesuaian insentif dengan alasan agar lebih banyak mitra Gosend yang mendapatkan insentif untuk setiap pengantaran paket. 

Direktur Center for Policy and Public Management Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) ITB Yudo Anggoro mengatakan penyesuaian insentif seperti yang dilakukan GoSend biasa di dunia bisnis.

Menurut Yudo kebijakan insentif baru GoSend harus dilihat sebagai upaya mendorong produktivitas mitra driver agar penghasilannya bertambah. Apalagi, pasar logistik di Indonesia sejak berkembangnya ekonomi digital menjadi semakin besar.

"Dan yang perlu diingat, ini hanya insentif yang berubah, bukan tarif dasarnya,” ujar Yudo.

VP Corporate Communications GoJek Audrey Petriny mengungkapkan, kebijakan penyesuaian insentif ini diambil sebagai langkah perusahaan untuk lebih memeratakan jumlah mitra yang dapat memperoleh insentif.

"Sehingga semakin banyak mitra (ojek GoSend) yang berpeluang mendapatkan penghasilan tambahan di masa pemulihan pandemi," kata petinggi GoJek itu.

BacaAda Mogok Massal Pengemudi, Gojek Pastikan Layanan GoSend Beroperasi Normal






Gelombang PHK di Startup, PKS Sebut Kondisi Makin Berat Setelah Harga BBM Naik

4 jam lalu

Gelombang PHK di Startup, PKS Sebut Kondisi Makin Berat Setelah Harga BBM Naik

Sepanjang September, sejumlah perusahaan melakukan PHK terhadap karyawannya mulai Shopee hingga Tokocrypto.


Otorita IKN Bentuk Badan Usaha Milik Otorita, Ini Tujuannya

19 jam lalu

Otorita IKN Bentuk Badan Usaha Milik Otorita, Ini Tujuannya

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono mengungkapkan, telah menyiapkan 3 strategi untuk menarik minat investor berinvestasi di IKN Nuasantara.


TEMPO Young Entrepreneurship Challenge 2022, CEO Pluang: Belajar Investasi Butuh Perjuangan

19 jam lalu

TEMPO Young Entrepreneurship Challenge 2022, CEO Pluang: Belajar Investasi Butuh Perjuangan

CEO Pluang, Marcelina Claunia Kolonas, menyebut tren investasi di Indonesia kini sudah dilakukan anak-anak muda.


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Gempa Darat Padang Panjang dan Pesawaran, Cuaca

4 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Gempa Darat Padang Panjang dan Pesawaran, Cuaca

Topik tentang dua gempa darat kembali terjadi di Sumatera pada Jumat pagi dan dinihari menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


Telkomsel Gelar Tinc Batch 7, Buka Peluang Akselerasi Startup Digital

4 hari lalu

Telkomsel Gelar Tinc Batch 7, Buka Peluang Akselerasi Startup Digital

Pada akhir program akselerasi Tinc Batch 7 di Jakarta, Telkomsel mempertemukan empat startup, 11 alumni, 10 partner, dan 17 venture capital.


Pengusaha Startup Percayakan JKN untuk Jaminan Kesehatan Karyawan

4 hari lalu

Pengusaha Startup Percayakan JKN untuk Jaminan Kesehatan Karyawan

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat ini sudah menjadi andalan bagi masyarakat Indonesia untuk menjamin kesehatan pribadi dan keluarganya.


Ini Kata Mahasiswa yang Dikunjungi Jokowi di BUMN Startup Day

5 hari lalu

Ini Kata Mahasiswa yang Dikunjungi Jokowi di BUMN Startup Day

Pertamina mengusung lima tim jebolan Pertamuda 2021 di ajang kegiatan BUMN Startup Day. Seluruhnya digawangi mahasiswa: Unair, UI, UGM, UB.


Bakrie Group Gelar Kompetisi Startup Nasional, Besok Masuk ke Babak Final

6 hari lalu

Bakrie Group Gelar Kompetisi Startup Nasional, Besok Masuk ke Babak Final

Bakrie Group mengadakan kompetisi I-Start sebagai wadah bagi anak muda dalam mengembangkan startup


Erick Thohir Luncurkan 3 Inisiatif Pendanaan Baru untuk Startup, Ini Rinciannya

7 hari lalu

Erick Thohir Luncurkan 3 Inisiatif Pendanaan Baru untuk Startup, Ini Rinciannya

Erick Thohir menyataIakan inisiatif strategis ini berfokus pada 5 prioritas utama melalui program investasi dan partnership untuk startup Indonesia.


Terima Pengembalian Ribuan Kardus, Sayurbox Sebut Telah Selamatkan 17 Pohon

8 hari lalu

Terima Pengembalian Ribuan Kardus, Sayurbox Sebut Telah Selamatkan 17 Pohon

CEO Sayurbox turun langsung menjadi kurir dan mengajak konsumen berpartisipasi mengembalikan kardus kemasan belanja.