Kominfo dan Bakti Bangun 32 BTS di 7 Kecamatan di Manggarai NTT

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja memanjat tangga sebelum memulai perawatan pemancar sinyal di tower klaster Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat, 11 Oktober 2019.  PT. Tower Bersama Infrastructure Tbk juga melayani penyewaan dan pemeliharaan Base Transceiver Station (BTS), layanan konsultasi dan melakukan investasi ke perusahaan lain. TEMPO/Bram Selo Agung Mardika

    Pekerja memanjat tangga sebelum memulai perawatan pemancar sinyal di tower klaster Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat, 11 Oktober 2019. PT. Tower Bersama Infrastructure Tbk juga melayani penyewaan dan pemeliharaan Base Transceiver Station (BTS), layanan konsultasi dan melakukan investasi ke perusahaan lain. TEMPO/Bram Selo Agung Mardika

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) membangun 32 Base Transciever Station (BTS) 4G yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

    "Pada tahun ini ada 32 BTS yang dibangun Kementerian Kominfo dan BAKTI dengan sebaran di tujuh kecamatan di Kabupaten Manggarai," kata Bupati Manggarai Heri Nabit ketika dihubungi, Jumat, 11 Juni 2021.

    Ia mengatakan salah satu BTS Point of interest berada di SMPN 5 Kelurahan Carep, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, yang proses pembangunanya sudah mulai dilakukan pada Kamis, 10 Juni 2021.

    Bupati Heri Nabit menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Kominfo dan BAKTI yang telah menyediakan layanan telekomunikasi dan informasi dengan membangun BTS 4G di tujuh kecamatan yang selama ini mengalami kesulitan akses jaringan telekomunikasi di Kabupaten Manggarai, Pulau Flores itu.

    "Terima kasih banyak kepada Menteri Kominfo dan BAKTI karena tahun ini membangun 32 BTS terdiri dari 2 BTS Induk, satu repeater dan 29 BTS 4G untuk 7 kecamatan di Kabupaten Manggarai," kata Heri.

    Lokasi pembangunan 32 BTS itu meliputi Kecamatan Langke Rembong, Kecamatan Reo, Kecamatan Reo Barat, Kecamatan Cibal, Kecamatan Cibal Barat, Kecamatan Satarmes,e dan Kecamatan Satarmese Barat.

    Ia mengatakan pembangunan 32 BTS ini bukan karena Bupati Manggarai yang hebat, tetapi karena kebaikan dan perhatian pemerintah pusat melalui Menkominfo dan BAKTI yang memperhatikan Kabupaten Manggarai.

    Ia menjelaskan pembangunan BTS berdasarkan sejumlah kriteria seperti berada dalam wilayah 3T yaitu terdepan, terluar, dan tertinggal.

    Baca Juga: Dapat BTS Meal, Erick Thohir: Semoga McD Bisa Tetap Jaga Protokol Kesehatan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.