Kemenlu Buka Seleksi Seratusan Formasi CPNS, Simak Detail Jadwal Tahapannya

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memandu peserta melakukan proses login komputer ujian Seleksi Kemampuan Bidang (SKB) di program penjaringan CPNS 2019 di Tulungagung, Jawa Timur, Rabu, 30 September 2020. Ujian seleksi CPNS 2019 ini diikuti oleh 1.505 peserta. ANTARA/Destyan Sujarwoko

    Petugas memandu peserta melakukan proses login komputer ujian Seleksi Kemampuan Bidang (SKB) di program penjaringan CPNS 2019 di Tulungagung, Jawa Timur, Rabu, 30 September 2020. Ujian seleksi CPNS 2019 ini diikuti oleh 1.505 peserta. ANTARA/Destyan Sujarwoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Berbeda dengan kebanyakan Kementerian dan Lembaga pada umumnya, Kementerian Luar Negeri sudah mengumumkan akan segera membuka seleksi calon pegawai negeri sipil atau CPNS dengan seratusan formasi.

    Adapun formasi yang dibuka di antaranya adalah jabatan fungsional Diplomat (140 formasi), Penata Kanselerai (80), Penata Informasi Diplomatik (44), Perancang Peraturan Perundang-undangan (1), Arsiparis (2), Pengelola Pengadaan Barang/Jasa (3), Auditor (6), Analis SDB Aparatur (10).

    Selain itu, Kemenlu juga membuka seleksi CPNS untuk formasi Analis Kelembagaan (2), Analis Akuntabilitas Kinerja (6), Analis Monitoring Evaluasi dan Pelaporan (4), Analis Organisasi (2), Analis Bangunan dan Perumahan (1), Penyusun kurikulum, Modul, dan Bahan Ajar (7), Analis Diklat (1), Analis Kerja Sama Diklat (1), Analis Kompetensi Tenaga Pengajar (2).

    Adapun formasi terbanyak yang dibuka saat ini adakah jabatan fungsional diplomat. Pendaftar seleksi CPNS untuk formasi tersebut harus merupakan lulusan dari salah satu dari lima jurusan dari strata 1 atau S1 berikut ini:

    • S1 Hubungan Internasional
    • S1 Hukum/Hukum Bisnis
    • S1 Ekonomi/Ekonomi Pembangunan/Ilmu Ekonomi/Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan
    • S1 Komunikasi/Hubungan Masyarakat/Manajemen Komunikasi/Ilmu Komunikasi
    • S1 Sastra Arab/Sastra China/Sastra Inggris/Sastra Jepang/Sastra Korea/Sastra Rusia

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.