Selain Beras, 10 Bahan Pokok Ini Akan Dikenakan PPN

Pembeli tengah memilih beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Senin, 8 Maret 2021. Pemerintah telah mengalokasikan impor beras sebesar 1 juta ton kepada Bulog. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, JakartaPemerintah berencana mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas barang bahan pokok atau sembako dari sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan dan perikanan. Sebelumnya, sembako tak dikenakan PPN. 

Draf Rancangan Undang-undang Ketentuan Umum Perpajakan menyebutkan sedikitnya ada tiga opsi tarif untuk pengenaan PPN barang kebutuhan pokok ini.

Pertama, diberlakukan tarif PPN umum yang diusulkan sebesar 12 persen. Kedua, dikenakan tarif rendah sesuai dengan skema multitarif yakni sebesar 5 persen, yang dilegalisasi melalui penerbitan Peraturan Pemerintah. Ketiga, menggunakan tarif PPN final sebesar 1 persen.

Dalam pelaksanaanya kelak, pemerintah menggarisbawahi, penerapan tarif PPN final menjadi alternatif untuk memudahkan pengusaha kecil dan menengah. Adapun, batasan omzet pengusaha kena pajak saat ini sebesar Rp 4,8 miliar per tahun.

Jika jadi diterapkan, pengenaan PPN terhadap bahan pokok adalah yang pertama kalinya dilakukan pemerintah. Pasalnya, dalam Pasal 4A ayat 2 huruf b UU No. 42/2009 tentang Perubahan Ketiga Atas UU No. 8/1983 tentang PPN Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah, pemerintah telah menetapkan 11 bahan pokok yang tidak dikenakan PPN.

Pasal 4A ini sempat menjadi polemik karena dianggap multitafsir yang dapat membuka peluang pengenaan PPN terhadap barang bahan pokok di luar 11 jenis barang yang disebutkan dalam penjelasan UU tersebut.

Oleh karena itu, pada 2016 perwakilan konsumen dan pedagang komoditas pangan pasar tradisional meminta Mahkamah Konstitusi melakukan uji materi atas penjelasan Pasal 4A ayat (2) huruf b UU No. 42/2009.

Pada 2017, MK kemudian mengabulkan permohonan dengan menegaskan bahwa penjelasan Pasal 4A ayat (2) UU No. 42/2009 bertentangan dengan UUD 1945. Dengan begitu, dalam putusan No.39/PUU-XIV/2016, MK menyatakan barang kebutuhan pokok adalah barang yang sangat dibutuhkan oleh rakyat banyak. Artinya, barang kebutuhan pokok tidak terbatas pada sebelas jenis saja.

Berikut daftar 11 bahan pokok yang bakal dikenakan PPN tersebut:

1. Beras

2. Gabah

3. Jagung

4. Sagu

5. Kedelai

6. Garam

7. Daging

8. Telur

9. Susu

10. Buah-buahan

11. Sayur-sayuran

BISNIS

Baca: Sembako Bakal Dikenakan PPN, Begini Penjelasan Lengkap Stafsus Sri Mulyani






Harga Beras Naik, Zulkifli Hasan: Lebih Bagus Sekarang Dibanding Zaman Soeharto

15 jam lalu

Harga Beras Naik, Zulkifli Hasan: Lebih Bagus Sekarang Dibanding Zaman Soeharto

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengklaim kenaikan harga beras hanya sebesar 0,9 persen selama 100 hari masa kerjanya.


PT Food Station Tjipinang Jaya Kerja Sama Ekspor Beras ke Arab Saudi

2 hari lalu

PT Food Station Tjipinang Jaya Kerja Sama Ekspor Beras ke Arab Saudi

PT Food Station Tjipinang Jaya sebelumnya telah bekerja sama dengan Al Raqeeb Universal Group untuk mengekspor beras merek Yasamin


Suku Bunga BI Naik Agresif, Pengusaha: Ekonomi dan Daya Beli Turun, Inflasi Semakin Tinggi

2 hari lalu

Suku Bunga BI Naik Agresif, Pengusaha: Ekonomi dan Daya Beli Turun, Inflasi Semakin Tinggi

Pengusaha memperkirakan tingkat inflasi tetap tinggi meski kebijakan suku bunga acuan Bank Indonesia agresif.


Pedagang Beras Mengeluh Kenaikan Harga BBM Bikin Pendapatan Menyusut

2 hari lalu

Pedagang Beras Mengeluh Kenaikan Harga BBM Bikin Pendapatan Menyusut

Harga beras naik Rp 1.000-2.000 per kilogram karena melejitnya harga BBM.


Anies Baswedan Bicara Beras, Bung Hatta, dan Kesejahteraan ke Petinggi Pasar Jaya

3 hari lalu

Anies Baswedan Bicara Beras, Bung Hatta, dan Kesejahteraan ke Petinggi Pasar Jaya

Anies Baswedan memperingatkan direksi sampai manajemen Pasar Jaya jangan sampai mengedepankan kepentingan pribadi.


Ada Pemutihan Pajak Kendaraan di Jambi, Catat Tanggal dan Ketentuannya

4 hari lalu

Ada Pemutihan Pajak Kendaraan di Jambi, Catat Tanggal dan Ketentuannya

Pemutihan pajak ini diberikan selama tiga bulan, mulai 19 September sampai dengan 19 Desember 2022 dan berlaku di seluruh Samsat di Provinsi Jambi.


Nasi Putih hingga Nasi Hitam, Mana yang Paling Sehat?

4 hari lalu

Nasi Putih hingga Nasi Hitam, Mana yang Paling Sehat?

Ada alasan baik mengonsumsi nasi, termasuk kandungan serat, karbohidrat, vitamin, mineral, bahkan beberapa protein dan lemak sehat.


Polisi Lanjutkan Bagi-bagi Sembako buat Sopir Ojek Daring dan Sopir Angkot

5 hari lalu

Polisi Lanjutkan Bagi-bagi Sembako buat Sopir Ojek Daring dan Sopir Angkot

Polsek Pulogadung membagikan bantuan sembako bagi pengemudi ojek daring dan sopir angkot di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur.


Adidas Dituduh Lakukan Penggelapan Pajak Besar-besaran di Rusia

5 hari lalu

Adidas Dituduh Lakukan Penggelapan Pajak Besar-besaran di Rusia

Rusia menuduh Adidas melakukan penggelapan pajak besar-besaran setelah hengkang dari negara itu.


Harga Beras Rp 13 Ribu Lebih, Kemendag Tugaskan Bulog Salurkan Stok Cadangan

7 hari lalu

Harga Beras Rp 13 Ribu Lebih, Kemendag Tugaskan Bulog Salurkan Stok Cadangan

Kemendag tengah membuat surat kepada Bulog untuk segera menyalurkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP).