Pengertian Distribusi, Jenis dan Faktor yang Mempengaruhinya

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah mesin pabrik tengah mendistribusikan sejumlah barang. Gudang terbaru Amazon.com menggunakan teknologi canggih untuk membantu pekerja mendistribusikan barang. Dobroviz, Republik Ceko, 8 September 2015. Martin Divisek/Getty Images

    Sebuah mesin pabrik tengah mendistribusikan sejumlah barang. Gudang terbaru Amazon.com menggunakan teknologi canggih untuk membantu pekerja mendistribusikan barang. Dobroviz, Republik Ceko, 8 September 2015. Martin Divisek/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam dunia ekonomi khususnya bidang pemasaran, terdapat istilah yang sering digunakan dalam menjalankan fungsinya yaitu, distribusi. Dalam dunia pemasaran, distribusi merupakan suatu kegiatan yang cukup penting agar suatu bisnis dapat berkembang dengan pesat.

    Menurut Cambridge Dictionary, distribusi memiliki makna proses pemberian hal-hal kepada beberapa orang, atau menyebarkan atau memasok barang atau sumber daya lainnya. Lebih lanjut, distribusi juga sering diartikan sebagai bentuk posisi atau susunan dari sesuatu di ruang dan waktu--seperti mendistribusikan kekayaan.

    Selain itu, orang yang melakukan kegiatan distribusi juga disebut sebagai distributor. Menukil buku Pengantar Ilmu Ekonomi Makro (2004) karya T. Gilarso, SJ, proses distribusi adalah penyaluran hasil produksi dari produsen yang membuatnya kepada konsumen yang memerlukannya.

    Untuk jenis kegiatan distribusi dibagi menjadi tiga yaitu, distribusi langsung, distribusi tidak langsung, dan distribusi semi langsung. Bentuk dari distrubis langsung biasanya produsen akan menjual barang kepada konsumen secara langsung menggunakan berbagai macam cara, salah satunya media sosial dengan aplikasi marketplace yang betebaran. Distribusi ini banyak digunakan oleh pedagang-pedagang kecil guna memangkas biaya distribusi.

    Sedangkan untuk distribusi tidak langsung biasanya produsen akan menggunakan pihak ketiga atau distributor untuk menjual barangnya, contohnya yaitu grosir atau retail. Distribusi ini biasanaya digunakan produsen-produsen yang memiliki modal besar untuk menjangkau pangsa pasar yang luas. Cara ini juga kerap digunakan untuk memasarkan produk yang tahan lama.

    Untuk distribusi semi langsung mengacu pada jasa penyalur atau distributor berspesifikasi khusus. Sebab, barang yang didistribusikan dengan cara ini perlu mendapatkan penanganan secara khusus. Contoh barang-barang yang didistribusikan dengan cara ini yaitu, barang mewah dan barang berharga.

    Dalam melakukan proses distribusi suatu produk kepada konsumen, terjadi beberapa faktor yang mempengaruhi distribusi itu sendiri seperti, faktor pasar, faktor barang, faktor perusahaan, dan juga faktor kebiasaan dalam pembelian.

    GERIN RIO PRANATA

    Baca: Distribusi dan Penggunaan Astrazeneca Batch CTMAV547 Dihentikan Sementara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.