BEI: Ada E-commerce Sudah Sampaikan Dokumen untuk Melantai di Bursa

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karyawan melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 4 Januari 2021. TEMPO/Tony Hartawan

    Karyawan melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 4 Januari 2021. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Bursa Efek Indonesia atau BEI mengatakan ada satu perusahaan e-commerce yang akan melantai di bursa saham saat ini. "Terkait dengan e-commerce dalam pipeline, terdapat e-commerce yang telah menyampaikan dokumen," ujar Direktur Penilaian BEI I Gede Nyoman Yetna kepada awak media, Selasa, 8 Juni 2021.

    Nyoman mengatakan bursa berlum bisa mengumumkan nama perusahaan yang telah menyerahkan dokumen tersebut sampai Otoritas Jasa Keuangan memberikan persetujuan atas penerbitan prospektus awak kepada publik.

    "Hal tersebut sebagaimana diatur di OJK Peraturan Nomor IX.A.2. Setiap dokumen pernyataan pendaftaran pencatatan saham tentunya akan bursa proses sebagaimana prosedur evaluasi kami," ujar dia.

    Ia pun berujar hingga saat ini belum ada BUMN maupun anak usahanya dalam pipeline IPO di pasar modal. Saat ini, kata Nyoman, terdapat 21 perusahaan telah melakukan pendaftaran pencatatan saham yang saat ini sedang dievaluasi oleh bursa.

    Adapun rincian perusahaan yang telah melakukan pendaftaran pencatatan saham adalah tiga perusahaan aset skala kecil atau di bawah Rp 50 miliar, delapan perusahaan aset skala menengah atau antara Rp 50 miliar sampai Rp 250 miliar, dan sepuluh perusahaan aset skala besar atau di atas Rp 250 miliar.

    Sebelumnya, dinukil dari Laporan Hasil Public Expose Tahunan Elang Mahkota Teknologi Tbk alias EMTK di keterbukaan informasi IDX, perseroan sempat menyinggung rencana penawaran umum perdana saham dari Bukalapak.

    "Anak perusahaan EMTEK, yaitu PT Kreatif Media Karya, memiliki saham di PT Bukalapak.com, yang mana sedang dalam proses pengajuan permohonan penawaran umum saham perdana di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Mengenai besaran saham dan perolehan dana akan dibicarakan dan ditentukan oleh manajemen internal BukaLapak," tulis EMTK.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.