Pemerintah Bakal Setop Operasi Sebagian PLTU Mulai 2025

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyampaikan pemaparan dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 22 Maret 2021. Rapat kerja tersebut membahas proyeksi kebutuhan batubara sebagai Energi Primer untuk pembangkit listrik milik PLN dan IPP sampai tahun 2028 serta upaya Kementerian ESDM menjadi ketersediaan pasokan batubara tersebut. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang menyusun komitmen net zero emission Indonesia bersama Kementerian Lingkungan Hidup dengan Kehutanan (KLHK). Salah satu bentuknya yaitu melalui program penurunan emisi di bidang pembangkit listrik melalui penghentian operasi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

"Implementasi program tersebut antara lain melalui penghentian pengoperasian PLTU sebanyak 53 GW antara tahun 2025- 2045," ujar Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin, 31 Mei 2021.

Sebelumnya, isu mengenai penghentian operasi PLTU mencuat dalam beberapa hari terakhir. Pada 27 Mei 2021, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan fossil energy kini jadi musuh bersama. "Secara bertahap pemerintah Indonesia juga akan memensiunkan powerplant batu bara," kata dia.

Lalu pada 28 Mei 2021, Wakil Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo juga mengatakan perusahaan telah merancang penghentian operasi PLTU sepanjang 2025-2055. Tujuannya untuk mencapai target net zero emission pada 2060.

"Dirut kami sudah presentasi di rapat kabinet dan kami dalam proses merancang Peraturan Presiden baru untuk memastikan retirement PLTU kami dapat dilakukan, tidak hanya dari sisi teknis tetapi juga dari sisi kebijakan," ujar Darmawan dalam sebuah diskusi.

Sejalan dengan rencana penghentian PLTU, Arifin menyebut pihaknya juga menyusun beberapa startegi. Di antaranya mandatori biodiesel, co-firing PLTU, pemanfaatan Refuse Derived Fuel (RDF), hingga pemanfaatan non listrik/non biufuel seperti briket, dan pengeringan hasil pertanian dan biogas.

Selain itu, penggunaan pembangkit listrik energi terbarukan juga dipercepat dengan kapasitas tambahan sekitar 38 GW pada 2035. Menurut Arifin, teknologi Solar PV akan diprioritaskan mengingat biaya investasinya yang relatif lebih murah dan durasi pemasangan yang singkat.

Sebelumnya, Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini, menyebutkan dengan asumsi pertumbuhan kebutuhan listrik sebesar 4,7 persen per tahun, pasokan listrik yang diperlukan pada 2050 diproyeksikan mencapai 1.100 terra watt hour (TWh) dan 2060 menjadi 1.800 TWh dari posisi saat ini 300 TWh.

"Untuk kebutuhan listrik tersebut, PLN berkomitmen memenuhinya dari pembangkit EBT (energi baru terbarukan)," katanya.

Sejumlah program pemanfaatan EBT yang disiapkan PLN antara lain pencampuran biomassa ke PLTU batu bara atau co-firing dan konversi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) berbahan bakar minyak ke EBT.

FAJAR PEBRIANTO | ANTARA

Baca: PLN Bikin Rumah dari Limbah Batu Bara, Bagaimana Caranya?






Pedagang Kuliner Harap Pembatalan Program Kompor Listrik Bukan Sekadar Gimmick

1 jam lalu

Pedagang Kuliner Harap Pembatalan Program Kompor Listrik Bukan Sekadar Gimmick

Pembatalan membuat para pedagang lega dari bayang-bayang beban biaya operasional untuk bermigrasi ke kompor listrik.


Target 1.000 Motor Konversi Tahun Ini Molor, Kena Imbas Krisis Chip Semikonduktor

3 jam lalu

Target 1.000 Motor Konversi Tahun Ini Molor, Kena Imbas Krisis Chip Semikonduktor

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan untuk membuat 1.000 unit motor konversi di tahun 2022.


Singapura Ekspor BBM Meski Tak Punya Ladang Minyak, Ini Penjelasan Eks Menteri ESDM

6 jam lalu

Singapura Ekspor BBM Meski Tak Punya Ladang Minyak, Ini Penjelasan Eks Menteri ESDM

Arcandra Tahar membeberkan bagaimana Singapura yang tak memiliki ladang minyak bisa menjadi salah satu negara eksportir BBM di Asia.


Tarif Listrik Tak Naik hingga Akhir 2022, Bos PLN: Menjaga Daya Beli dan Stabilitas Ekonomi

7 jam lalu

Tarif Listrik Tak Naik hingga Akhir 2022, Bos PLN: Menjaga Daya Beli dan Stabilitas Ekonomi

Bos PLN menegaskan pemerintah tetap menahan tarif listrik untuk periode Oktober-Desember 2022.


Program Kompor Listrik Batal, Luhut: Kita Tidak Ingin Buru-buru Kemudian Bermasalah

9 jam lalu

Program Kompor Listrik Batal, Luhut: Kita Tidak Ingin Buru-buru Kemudian Bermasalah

Menteri Luhut angkat bicara soal pembatalan program konversi ke kompor listrik.


Terpopuler: Luhut Sudah Pakai Mobil Listrik, PLN Batalkan Migrasi Kompor Listrik

10 jam lalu

Terpopuler: Luhut Sudah Pakai Mobil Listrik, PLN Batalkan Migrasi Kompor Listrik

Luhut menyatakan Presiden Joko Widodo alias Jokowi sudah memerintahkan para menteri menganggarkan pengadaan mobil listrik dalam APBN.


PLN Batalkan Program Kompor Listrik, Pengamat: Realistis karena Banyak Masalah Teknis

19 jam lalu

PLN Batalkan Program Kompor Listrik, Pengamat: Realistis karena Banyak Masalah Teknis

Program migrasi elpiji tiga kilogram ke kompor listrik juga tidak akan optimal menyerap kelebihan surplus listrik PLN.


Program Kompor Listrik Resmi Dibatalkan, PLN: Untuk Jaga Kenyamanan Masyarakat

20 jam lalu

Program Kompor Listrik Resmi Dibatalkan, PLN: Untuk Jaga Kenyamanan Masyarakat

PLN resmi membatalkan program pengalihan kompor LPG tiga kilogram ke kompor listrik. Begini penjelasan lengkapnya.


Migrasi ke Kompor Listrik, Pakar: Pemerintah Hanya Memindahkan Masalah

22 jam lalu

Migrasi ke Kompor Listrik, Pakar: Pemerintah Hanya Memindahkan Masalah

Kebijakan migrasi ke kompor listrik ini pun dianggap masih menimbulkan kontroversi.


Program Kompor Listrik, Pengusaha Warteg dan Pedagang Kaki Lima: Merepotkan, Lebih Boros

1 hari lalu

Program Kompor Listrik, Pengusaha Warteg dan Pedagang Kaki Lima: Merepotkan, Lebih Boros

Paguyuban Pedagang Warung Tegal dan Kaki Lima se-Jakarta dan Sekitarnya menolak program konversi kompor gas ke kompor listrik. Apa alasan mereka?