Abdee Slank Komisaris Telkom, Triawan: Dia Lama Berkiprah di Bisnis

Saat Pemilu Presiden 2014, Abdee menjadi inisiator Konser Salam 2 Jari untuk mendukung Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Kala itu, para relawan Jokowi ternyata sempat pesimis dengan Konser Salam 2 Jari. Mereka khawatir orang-orang tidak akan datang karena mereka kebanyakan berpuasa. Namun, Abdee Slank selalu optimis kalau konser tersebut akan berlangsung akbar. TEMPO/Nurdiansah

TEMPO.CO, Jakarta - Triawan Munaf berbagi cerita dalam tulisannya soal kiprah Abdi Negara Nurdin atau yang lebih dikenal sebagai Abdee Slank, di luar kegiatan band. Cerita ini disampaikan usai Abdee ditunjuk menjadi komisaris independen PT Telkom Indonesia (persero) Tbk atau Telkom dalam rapat umum pemegang saham tahunan 2020 pada Jumat, 28 Mei 2021.

"Tulisan ini saya buat agar orang-orang yang tidak mengetahui dan meragukan kapasitas seorang Abdee Negara bisa memahami kenapa Abdee terpilih sebagai Komisaris Independen Telkom," kata Triawan dalam tulisan tersebut, di hari yang sama.

Menurut mantan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) ini, banyak orang mengetahui Abdee sebagai seorang gitaris papan atas dan grup band Slank. Selain itu, Abdee juga dikenal senang berkolaborasi dengan musisi lain baik sebagai gitaris, pencipta lagu, sound engineer maupun produser.

"Namun kiprahnya selama ini tak sebatas main musik saja. Tak banyak yang tahu kalo Abdee ternyata sudah lama berkiprah di dunia bisnis dan juga organisasi-organisasi, baik organisasi masyarakat maupun pemerintahan," kata Triawan.

Bukan itu saja. Triawan mengatakan Abdee bersama rekan-rekan Slank atau dengan teman-teman aktivisnya, juga sangat aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan hidup. Termasuk, gerakan anti narkoba serta gerakan anti Korupsi.

Semangatnya untuk melakukan perubahan inilah, kata Triawan, yang membawa Abdee dan teman-temannya terjun dalam dunia politik. Mereka membantu memenangkan Jokowi-Jusuf Kalla dalam Pemilu 2014 dengan membentuk Gerakan Revolusi Mental - Salam2Jari (bSalam Dua Jari). "Yang berujung pada Konser Salam2Jari yang fenomenal itu," kata dia.






Erick Thohir Luncurkan 3 Inisiatif Pendanaan Baru untuk Startup, Ini Rinciannya

3 jam lalu

Erick Thohir Luncurkan 3 Inisiatif Pendanaan Baru untuk Startup, Ini Rinciannya

Erick Thohir menyataIakan inisiatif strategis ini berfokus pada 5 prioritas utama melalui program investasi dan partnership untuk startup Indonesia.


Telkom Bukukan Pendapatan Rp72 Triliun di Semester I-2022, Tumbuh 3,6 Persen

12 hari lalu

Telkom Bukukan Pendapatan Rp72 Triliun di Semester I-2022, Tumbuh 3,6 Persen

Telkom mencatat EBITDA dan laba bersih masing-masing Rp39,4 triliun dan Rp13,3 triliun.


Bjorka Bantah Ditangkap Polisi di Madiun

12 hari lalu

Bjorka Bantah Ditangkap Polisi di Madiun

Bjorka membantah dirinya merupakan pria asal Madiun yang ditangkap polisi pada Rabu lalu.


Tony Wenas Lapor Jokowi: Freeport Sedang Reklamasi Tambang Grasberg dan Etsberg

27 hari lalu

Tony Wenas Lapor Jokowi: Freeport Sedang Reklamasi Tambang Grasberg dan Etsberg

Jokowi bersambang ke Grasberg yang berada di ketinggian 3.325-4.285 meter di atas permukaan laut (mdpl) selama 2 jam.


Siap Comeback, Slank akan Rilis Lagu Baru untuk Rayakan Ulang Tahun ke-39

35 hari lalu

Siap Comeback, Slank akan Rilis Lagu Baru untuk Rayakan Ulang Tahun ke-39

Selain mempersiapkan single terbarunya yang dirilis akhir tahun ini, Slank sedang sibuk mengadakan tur di setiap akhir pekan.


Fakta-fakta Dugaan Kebocoran Data Pelanggan Indihome

35 hari lalu

Fakta-fakta Dugaan Kebocoran Data Pelanggan Indihome

Pihak Telkom mengatakan data pelanggan Indihome yang bocor tidak valid karena merupakan hasil fabrikasi.


Data PLN dan Telkom Diduga Bocor, Kominfo Investigasi Lebih Lanjut

35 hari lalu

Data PLN dan Telkom Diduga Bocor, Kominfo Investigasi Lebih Lanjut

Kementerian Komunikasi dan Informasi atau Kominfo akan menginvestigasi dugaan kebocoran data di PT PLN dan PT Telkom.


26 Juta Data IndiHome Diduga Bocor, Pakar Keamanan Siber Beberkan Ada 4 Risiko

36 hari lalu

26 Juta Data IndiHome Diduga Bocor, Pakar Keamanan Siber Beberkan Ada 4 Risiko

Pakar keamanan siber dan forensik digital, Alfons Tanujaya, menyebutkan ada empat risiko yang muncul akibat kebocoran 26 juta data IndiHome.


Dugaan 26 Juta Data IndiHome Bocor, Pakar: Bisa Dikopi Berulang-ulang

36 hari lalu

Dugaan 26 Juta Data IndiHome Bocor, Pakar: Bisa Dikopi Berulang-ulang

Pakar keamanan siber dan forensik digital dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, menanggapi dugaan kebocoran 26 juta data pelanggan IndiHome.


Dugaan Kebocoran Data Indihome, Pengamat: Pemilik Data yang Menanggung Akibatnya

36 hari lalu

Dugaan Kebocoran Data Indihome, Pengamat: Pemilik Data yang Menanggung Akibatnya

Sekali data bocor dan keluar dari server, maka data tersebut akan dapat dikopi berulang-ulang.