Pendeta SAE Nababan di Mata Luhut: Tokoh Visioner, Sering Jadi Teman Debat

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Pendeta Dr. Soritua Albert Ernst (SAE) Nababan. Foto: Istimewa

    Pendeta Dr. Soritua Albert Ernst (SAE) Nababan. Foto: Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan turut mengenang pendeta senior gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) SAE Nababan sebagai tokoh yang memiliki banyak pengaruh. Luhut mengatakan Nababan ialah salah satu sosok yang visioner.

    “Menurut Pak Luhut, beliau (Pendeta Nababan) orang hebat, tokoh visioner yang mempunyai banyak pemikiran bagus untuk negara kita,” ujar Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jodi Mahardi, saat dihubungi Tempo, Ahad, 9 Mei 2021.

    Luhut juga mengakui Nababan kerap menjadi kawan debatnya dalam berbagai hal. “Sering menjadi teman berdebat Pak Luhut yang beliau hormati,” tutur Jodi.

    Nababan wafat di usia 88 tahun setelah dirawat di RS Medistra Jakarta. Nababan pun dikenal sebagai tokoh gerakan oikoumene nasional dan internasional.

    Ia lahir pada 24 Mei 1933 di Tarutung, Tapanuli Utara. Ia merupakan lulusan Sekolah Tinggi Teologi Jakarta (sekarang STFT Jakarta) 1956 dan pada tahun yang sama ditahbiskan menjadi pendeta.

    Sejak muda, Nababan aktif dalam pelayanan ekumenis dan sosial kemasyarakatan. Ia juga dikenal di gerakan ekumenis baik tingkat nasional, Asia, maupun dunia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Larang WNA dari 11 Negara Masuk untuk Cegah Varian Omicron

    Pemerintah telah berupaya membendung varian Omicron dari Covid-19. Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pemerintah sudah membuat sejumlah kebijakan.

    Dapatkan 2 artikel premium gratis
    di Koran dan Majalah Tempo
    hanya dengan Register TempoID

    Daftar Sekarang (Gratis)