Hingga H-5 Lebaran, 245 Ribu Kendaraan Keluar dari Jakarta

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara kendaraan terjebak kemacetan di KM 29 saat akan melintasi check point penyekatan di Tol Cikarang Barat KM 31, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat 7 Mei 2021. Pada Operasi Ketupat Jaya 2021 Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah memutarbalikkan 444 kendaraan pemudik di Gerbang Tol (GT) Cikarang Barat dengan perincian 346 kendaraan pribadi dan 98 kendaraan umum. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah

    Foto udara kendaraan terjebak kemacetan di KM 29 saat akan melintasi check point penyekatan di Tol Cikarang Barat KM 31, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat 7 Mei 2021. Pada Operasi Ketupat Jaya 2021 Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah memutarbalikkan 444 kendaraan pemudik di Gerbang Tol (GT) Cikarang Barat dengan perincian 346 kendaraan pribadi dan 98 kendaraan umum. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta – Sebanyak 245 ribu kendaraan keluar dari wilayah Jakarta dan kota-kota sekitarnya, seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi pada H-7 hingga H-5 Lebaran. Volume kendaraan meninggalkan Ibu Kota turun 45,5 persen dari lalu-lintas harian normal yang umumnya mencapai 450 ribu kendaraan.

    Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru mengatakan kendaraan keluar menuju arah barat, timur, dan selatan. “Untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah adalah sebesar 34,5 persen menuju arah timur; 37,7 persen menuju arah barat, dan 27,8 persen menuju arah selatan,” kata Heru, Minggu, 9 Mei 2021.

    Kendaraan keluar ke arah timur melewati dua gerbang tol (GT), yakni GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang. Jumlah kendaraan melalui GT Cikampek Utama berjumlah 43.505 atau turun 56 persen dari lalu-lintas normal harian.

    Sedangkan kendaraan melewati GT Kalihurip Utama sebanyak 41.192. Angka ini turun 59,7 persen dari lalu-lintas harian. Adapun kendaraan keluar Jabodetabek menuju arah barat tercatat melewati GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak. Sebanyak 92.594 kendaraan melewati gerbang jalan bebas hambatan ini atau turun 35,1 persen.

    ADVERTISEMENT

    Sedangkan kendaraan yang meninggalkan Jakarta ke arah selatan terdata melewati GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi. Ada sebanyak 68.205 kendaraan melalui gerbang tol ini atau turun 35,9 persen dari lalu-lintas harian.

    Sepanjang periode larangan mudik 6 hingga 17 Mei 2021, masyarakat yang boleh bepergian adalah yang termasuk dalam kelompok tertentu. Misalnya, pekerja dengan kepentingan perjalanan dinas, ibu hamil dengan keperluan persalinan, dan orang dengan kepentingan kunjungan duka.

    Kelompok yang dikecualikan perlu mengantongi dokumen persyaratan, seperti surat izin keluar-masuk (SIKM) dan hasil tes Covid-19 yang menunjukkan hasil negatif virus corona.

    “Jasa Marga juga mengimbau agar dapat mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol. Pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, mematuhi protokol kesehatan saat berada di tempat istirahat, mengisi BBM dan saldo uang elektronik yang cukup, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas serta istirahat jika lelah berkendara,” ujar Heru.

    Baca Juga: Komisi Yudisial Bantah Meminta Pungutan Kepada Calon Hakim Agung


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.