Menjelang Lebaran 2021, KPPU: Harga Daging Masih Cenderung Tinggi

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga membeli daging sapi di pasar tradisional kelurahan Beurawe, Banda Aceh, Jumat, 9 April 2021. ANTARA/Ampelsa

    Warga membeli daging sapi di pasar tradisional kelurahan Beurawe, Banda Aceh, Jumat, 9 April 2021. ANTARA/Ampelsa

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) melaporkan hasil pengawasan badan pokok pada Ramadan tahun ini atau menjelang Lebaran 2021. Secara umum, KPPU menyebut beberapa komoditas sudah relatif stabil harganya, kecuali untuk harga daging sapi.

    "Daging sapi sudah mengalami penurunan gejolak, tapi cenderung stabil di levei yang tinggi, Rp 130 sampai Rp 140 ribu per kg," kata Deputi Bidang Kajian dan Advokasi KPPU Taufik Ariyanto dalam konferensi pers virtual pada Kamis, 6 April 2021.

    Di daerah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, hingga Kepulauan Riau (Kanwil I KPPU), harga daging rata-rata mengalami kenaikan hingga 12 persen. Sementara di Lampung, Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, dan Bangka Belitung (Kanwil II), rata-rata kenaikan 10 persen.

    Sebenarnya, kenaikan ini sudah berlangsung sejak kuartal I 2021. Selain daging sapi, KPPU saat itu mencatat ada daging ayam dan cabai yang mengalami kenaikan. "Menunjukkan gejolak yang signifikan," kata Taufik pada 16 April 2021.

    Lalu menjelang lebaran ini, beberapa komoditas seperti daging ayam dan cabai masih mengalami gejolak harga di sejumlah daerah. Akan tetapi, harganya sudah mulai mengalami penurunan.

    Sebagai contoh yaitu cabai rawit yang sempat menembus harga Rp 120 ribu per kg di Jakarta. Tapi beberapa hari terakhir, harganya sudah turun. Saat ini, harganya sudah turun ke kisaran Rp 65 ribu sampai Rp 80 ribu per kg.

    Baca Juga: Menjelang Lebaran, Harga Daging Ayam di Solo Naik Rp 2.000 per Kilogram


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.