Terkini Bisnis: Resesi Lemahkan Rupiah dan Masa Depan Ethereum Versi Bos Indodax

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivitas pelayanan penukaran mata uang asing di kawasan Kwitang, Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2020. Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup berbalik menguat 5 poin atau 0,03 persen ke level Rp14.625 per dolar AS pada Selasa (4/8) sore. TEMPO/Tony Hartawan

    Aktivitas pelayanan penukaran mata uang asing di kawasan Kwitang, Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2020. Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup berbalik menguat 5 poin atau 0,03 persen ke level Rp14.625 per dolar AS pada Selasa (4/8) sore. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Berita terkini ekonomi dan bisnis sejak pagi hari hingga siang ini dimulai dari rupiah ditutup melemah usai BPS mengumumkan kembali ekonomi Indonesia mengalami resesi, Kemenkop merespons dugaan investasi bodong 212 mart yang menyebabkan kerugian Rp 2 milar dan prediksi bos Indodax ihwal masa depan Ehereum usai harganya melesat berlipat-lipat.

    Selain itu ada juga soal rencana bisnis Auric Digital yang mencaplok 50 persen saham Matahari Departement Store dan harga ethereum yang berpotensi terus terbang. Berikut lima berita terkini yang paling banyak menarik pembaca: 

    1. BPS Umumkan RI Resesi, Kurs Rupiah Ditutup Melemah di Level 14.435 per USD

    Kurs rupiah ditutup melemah 5 poin atau 0,03 persen ke level Rp 14.435 per dolar AS pada perdagangan sore hari ini, Rabu, 5 Mei 2021. Adapun indeks dolar AS terpantau menguat 0,081 poin atau 0,09 persen menuju 91,369.

    Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan rupiah terutama karena rilis data Badan Pusat Statistik (BPS) terkait pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I tahun ini yang masih terkontraksi. Dengan begitu, perekonomian di Tanah Air hingga kini masih di dalam fase resesi.

    Kepala BPS Suhariyanto sebelumnya menyebut Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada tiga bulan pertama 2021 tumbuh minus 0,96 persen dibandingkan kuartal sebelumnya (quarter-to-quarter/qtq). Bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy), ekonomi Indonesia tumbuh 0,74 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.