Larangan Mudik 2021, Tol Jakarta - Cikampek Km 31 Disekat 6 Mei Tengah Malam

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kendaraan melaju di tol Jakarta - Cikampek KM 47, Karawang, Jawa Barat, Kamis, 11 Februari 2021. PT Jasa Marga memprediksi puncak arus lalu lintas keluar Jabodetabek pada periode libur Tahun Baru Imlek mencapai 593 ribu kendaraan. ANTARA/M Ibnu Chazar

    Sejumlah kendaraan melaju di tol Jakarta - Cikampek KM 47, Karawang, Jawa Barat, Kamis, 11 Februari 2021. PT Jasa Marga memprediksi puncak arus lalu lintas keluar Jabodetabek pada periode libur Tahun Baru Imlek mencapai 593 ribu kendaraan. ANTARA/M Ibnu Chazar

    TEMPO.CO, Bekasi - Tol Jakarta - Cikampek Km 31 di Cikarang Barat akan disekat mulai 6 Mei 2021, pada tengah malam pukul 00.00 WIB. Sehingga, ini akan menjadi salah satu lokasi check point bagi Satgas Covid-19 mengecek kelengkapan dokumen yang dibawa oleh pemudik.

    "Ini yang sudah fix, kebetulan kami tadi komunikasi dengan pihak kepolisian," kata Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Divison Head Reza Febriono dalam konferensi pers di Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 4 Mei 2021.

    Akan tetapi, Reza belum merinci keseluruhan check point atau lokasi penyekatan di sepanjang Tol Trans Jawa. Sebab, keputusan mengenai ini ditentukan polisi. Jasa Marga hanya menyediakan fasilitasnya saja.

    Penyekatan ini dilakukan setelah pemerintah resmi melarang mudik dari 6 sampai 17 Mei 2021. Sejumlah orang masih bisa mudik, tapi dengan membawa dokumen yang disyaratkan.

    Di sisi lain, Korps Lalu Lintas Polri sudah mengumumkan penambahan jumlah titik sekat menjelang Operasi Ketupat 2021. "Yang semula 333 titik kini bertambah jadi 381 titik," ujar Kepala Bagian Operasi Korlantas Polri Komisaris Besar Rudi Antariksa di hari yang sama.

    Rudi mengatakan, bertambahnya titik sekat memperlebar wilayah yang disekat. Jika semula hanya dari Lampung, maka kini mundur menjadi dari Sumatera Selatan hingga Bali.

    Secara rinci, ratusan titik penyekatan terbagi menjadi 10 titik di wilayah Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, 9 titik di wilayah Kepolisian Daerah Lampung, 16 titik di wilayah Kepolisian Daerah Banten, 14 titik di wilayah Kepolisian Daerah Metro Jaya.

    Lalu, 158 titik di wilayah Kepolisian Daerah Jawa Barat, 85 titik di wilayah Kepolisian Daerah Jawa Tengah, 74 titik di wilayah Kepolisian Daerah Jawa Timur, 10 titik di wilayah Kepolisian Daerah DI Yogyakarta, dan 5 titik di wilayah Kepolisian Daerah Bali.

    Baca juga: Korlantas Perketat Pemeriksaan Warga yang Dikecualikan Melakukan Perjalanan

    FAJAR PEBRIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.