Jokowi Sentil Pemda Simpan Rp 182 Triliun di Bank: Harus Segera Dibelanjakan

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Indonesia, Joko Widodo saat menghadiri peresmian Bendungan Napun Gete, Kabupaten Sikka, NTT, 23 Februari 2021. Foto/youtube.com

    Presiden Indonesia, Joko Widodo saat menghadiri peresmian Bendungan Napun Gete, Kabupaten Sikka, NTT, 23 Februari 2021. Foto/youtube.com

    TEMPO.CO, JakartaPresiden Joko Widodo atau Jokowi kembali menyoroti besarnya anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) yang masih tersimpan di bank. Tak tanggung-tanggung, nilai APBD yang belum dibelanjakan hingga akhir Maret lalu itu mencapai Rp 182 triliun. 

    "Kemarin sudah diingatkan di akhir Maret 2021 di perbankan masih ada uang APBD provinsi, kabupaten dan kota Rp 182 triliun yang seharusnya itu segera dibelanjakan," kata Jokowi saat membuka musyawarah perencanaan pembangunan nasional di Istana Negara, Selasa, 4 Mei 2021.

    Ia lalu memerintahkan pemerintah daerah segera membelanjakan anggaran yang ada. Sebab, dengan belanja anggaran itu, bisa mendongkrak sisi permintaan maupun konsumsi di masyarakat. 

    Pemerintah, kata Jokowi, juga mendorong agar industri mulai bangkit untuk meningkatkan sisi suplai di tingkat domestik. Namun dorongan agar industri bisa terus bergeliat itu harus tetap seiring dengan penerapan protokol Covid-19 ketat.

    Lebih jauh ia menjelaskan pemerintah kini masih mengusung pemulihan ekonomi dan reformasi struktural dalam rencana kerja tahun 2022. Kepala Negara mengatakan bahwa fondasi paling awal dari pemulihan ekonomi adalah pengendalian Covid-19.

    “Rencana Kerja Pemerintah di tahun 2022, tahun depan ini, masih mengusung pemulihan ekonomi dan reformasi struktural,” ujar Jokowi.

    Pada sisi reformasi struktural, jajarannya diminta memanfaatkan penetapan V. Semua kementerian lembaga dan Pemda diminta bersinergi melaksanakan dan memanfaatkan aturan ini.

    “Harus kita rencanakan sejak sekarang bahwa nilai tambah di sektor industri harus ditingkatkan, ketahanan pangan harus meningkat, dan pemulihan sektor pariwisata harus berjalan dengan baik,” ujar Jokowi.

    BISNIS

    Baca: 2022 Masih Fokus Pemulihan Ekonomi, Jokowi Minta Belanja Pemerintah Dipercepat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pertanyaan Ganjil dalam TWK yang Mesti Dijawab Pegawai KPK

    Sejumlah pertanyaan yang harus dijawab pegawai KPK dalam TWK dinilai nyeleneh, mulai dari hasrat seksual hingga membaca doa qunut dalam salat.