Terkini Bisnis: Bos Baru PGN, Harta Bill dan Melinda Gates, Larangan Mudik ASN

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo PGN. co.id

    Logo PGN. co.id

    TEMPO.CO, Jakarta -Berita terkini ekonomi dan bisnis sepanjang Selasa pagi hingga siang, 4 Mei 2021 dimulai dengan penunjukkan bos baru PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk atau PGN. Dalam rapat umum pemegang saham tahunan atau RUPST, Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk Muhammad Haryo Yunianto sebagai Direktur Utama PT PGN, menggantikan Suko Hartono.

    Kemudian berita tentang berapa total harta kekayaan pendiri Microsoft Bill Gates. Informasi ini muncul usai pernyataan bahwa Bill Gates dan istrinya mengumumkan bercerai setelah menjalani 27 tahun pernikahan. Selain itu, berita tentang larangan mudik bagi ASN yang ditegaskan kembali oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara atau MenPAN RB, Tjahjo Kumolo. Ringkasan ketiga berita terkini tersebut adalah sebagai berikut:

    1. Erick Thohir Geser Posisi Bos Pertamina Jadi Direktur Utama PGN

    Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN Erick Thohir menunjuk Muhammad Haryo Yunianto menjadi Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. atau PGN. Penunjukan dilakukan dalam rapat umum pemegang saham tahunan atau RUPST pada Senin, 3 Mei 2021.

    Haryo menggantikan Suko Hartono. Semula, ia merupakan Direktur Penunjang Bisnis PT Pertamina (Persero). Selain menggeser posisi Haryo, Erick merombak susunan direksi dan komisaris perusahaan pelat merah tersebut.

    “RUPST juga menyetujui perubahan perubahan nomenklatur direksi, yaitu Direktur Komersial menjadi Direktur Sales dan Operasi, Direktur SDM dan Umum menjadi Direktur SDM dan Penunjang Bisnis, serta Direktur Keuangan Menjadi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko,” tutur Corporate Secretary PGN Rachmat Hutama dalam keterangan tertulis, Senin, 5 Mei 2021.

    Sejumlah pejabat PGN diberhentikan secara hormat dalam RUPST akibat adanya penyesuaian nomenklatur. Selain Suko Hartono, Erick Thohir memberhentikan Komisaris Independen PGN Kiswo Darmawan, Direktur Infrastruktur dan Teknologi Redy Ferryanto, Direktur Keuangan Arie Nobelta Kaban, serta Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis Syahrial Mukhtar.

    Selanjutnya dalam RUPST, perusahaan juga menyajikan laporan keuangan konsolidasian perseroan serta laporan keuangan program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL) tahun buku 2020. PGN memproyeksikan ke depan perusahaan akan mengoptimalkan portofolio subholding gas untuk meningkatkan manfaat.

    Baca berita selengkapnya di sini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.