Kuartal I 2021, Laba Bersih Bumi Serpong Damai Tumbuh 126,58 Persen

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pengunjung memperhatikan miniatur Perumahan BSD City di Tangerang, Banten, Minggu (22/11). Target pertumbuhan perumahan non subsidi pada tahun 2009 mencapai 25 persen. TEMPO/Tri Handiyatno

    Sejumlah pengunjung memperhatikan miniatur Perumahan BSD City di Tangerang, Banten, Minggu (22/11). Target pertumbuhan perumahan non subsidi pada tahun 2009 mencapai 25 persen. TEMPO/Tri Handiyatno

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) pengembang di bawah Grup Sinar Mas Land mencatatkan laba bersih sebesar Rp 588,29 miliar sepanjang kuartal I 2021. Angka ini tumbuh 126,58 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, Rp 259,65 miliar.

    "Pertumbuhan kinerja penjualan dan strategi efisiensi biaya selama pandemi menjadi katalis positif kinerja kami”, kata Direktur BSDE Hermawan Wijaya dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 3 Mei 2021.

    Selain itu, pendapatan usaha perusahaan sepanjang kuartal I 2021 ini mencapai Rp 1,67 triliun. Angka ini tumbuh 11,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, Rp 1,49 triliun.

    Menurut Hermawan, penjualan unit properti seperti tanah, bangunan, dan strata title menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan usaha. Porsinya mencapai 81 persen atau sebesar Rp 1,35 triliun.

    Sementara, segmen sewa menjadi kontributor terbesar kedua dengan persentase sebesar 10,37 persen atau Rp 173,14 miliar. Sementara kontributor ketiga yaitu segmen konstruksi, 4 persen atau Rp 67,11 miliar.

    Lalu, BSDE juga mencatat posisi kas dan setara kas meningkat 14,36 persen menjadi Rp 10,92 triliun. Terakhir, aset perusahaan juga naik 3,45 persen menjadi Rp 62,96 triliun. "Kombinasi antara kas yang solid dan nilai aset yang tinggi akan memberikan ruang kepada BSDE untuk terus melakukan pertumbuhan yang berkelanjutan," kata Hermawan.

    Baca Juga: Sopir Mengantuk, Truk Kontainer Terjun Bebas dari Tol Layang BSD


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.