Kereta Bandara Setop Operasi Selama Masa Larangan Mudik 2021

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang menaiki kereta bandara premium di Stasiun Manggarai, Jakarta, Sabtu, 3 April 2021. Harga tiket kereta premium ini mulai dari Rp 5 ribu sampai Rp 30 ribu untuk satu kali jalan. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    Penumpang menaiki kereta bandara premium di Stasiun Manggarai, Jakarta, Sabtu, 3 April 2021. Harga tiket kereta premium ini mulai dari Rp 5 ribu sampai Rp 30 ribu untuk satu kali jalan. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta – PT Railink menghentikan operasi kereta bandara rute Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Kualanamu selama periode larangan mudik 2021, yakni mulai pada 6-17 Mei. Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 13 Tahun 2021 dan Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021.

    “Ini sebagai antisipasi penyebaran Covid- 19 dan mendukung penerapan peraturan pemerintah tentang Larangan Mudik 2021,” ujar Pelaksana Tugas Direktur Utama Railink Anggoro Triwibowo dalam keterangan tertulis pada Senin, 3 Mei 2021.

    Bagi penumpang yang sudah membeli tiket, Anggoro menjelaskan, perusahaan akan mengembalikan uang sebesar 100 persen. Refund atau uang pengembalian ini luar bea pemesanan.

    Bagi penumpang yang ingin memperoleh refund atau pengembalian dana, mereka harus menyertakan bukti tiket dan bukti transaksi. Bukti transaksi tersebut dikirimkan melalui surat elektronik atau email info@railink.co.id.

    “Masyarakat bisa mendapatkan informasi terbaru tentang KAI Bandara di Website PT Railink, yaitu : www.railink.co.id atau di sosial media Railink IG: @kabandara, FB: @KABandaraRailink, Twitter: @RailinkARS,” ujar Anggoro.

    Selanjutnya, operasional kereta bandara akan kembali normal saat kebijakan larangan mudik selesai. “KAI Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, dan KAI Bandara Kualanamu, Medan, akan beroperasi kembali pada 18 Mei 2021, " ucap Anggoro.

    Baca juga: Proyek Jalur Kereta Bandara dari Stasiun Kedundang ke YIA Capai 83,6 Persen

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.