Kadin Jambi Dukung Arsjad Rasjid jadi Ketua Umum Kadin 2021-2026

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Ketua Umum Kadin yakni Direktur Utama Indika Energy Arsjad Rasjid pada acara Deklarasi Ketua Umum Kadin di Jakarta, Jumat 26 Maret 2021. Tempo/Tony Hartawan

    Calon Ketua Umum Kadin yakni Direktur Utama Indika Energy Arsjad Rasjid pada acara Deklarasi Ketua Umum Kadin di Jakarta, Jumat 26 Maret 2021. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta -Kamar dagang dan industri atau Kadin Provinsi Jambi mendukung Arsjad Rasjid yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Kadin Indonesia bidang Pengembangan Pengusaha Nasional untuk menjadi Ketua Umum Kadin Pusat periode 2021-2026.

    Ketua Umum Kadin Provinsi Jambi, Usman Sulaiman, di Jambi, Minggu, mengatakan dukungan kepada Arsjad Rasjid diberikan oleh seluruh pengurus Kadin Provinsi Jambi maupun Kadin Kota dan Kadin Kabupaten se-Provinsi Jambi.

    Dukungan resmi dideklarasikan Kadin Provinsi Jambi saat kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama Dewan Pengurus Kadin se-Provinsi Jambi."Kami melihat visi dan misi beliau jelas menginginkan Kadin menjadi lebih baik agar membawa perubahan bagi dunia usaha. Ini yang kami lihat, program yang beliau tawarkan konkrit dan jelas," kata Usman Sulaiman.

    Salah satu visi misi yang ditawarkan Arsjad Rasjid adalah program untuk membangun UMKM agar dapat naik kelas di tengah kondisi perekonomian saat ini yang terdampak pandemi."Apalagi selama pandemi, seluruh UMKM terdampak dan UMKM termasuk sektor yang menjadi perhatian utama beliau untuk ditingkatkan dari level saat ini," ujarnya.

    Calon Ketua Umum Kadin 2021-2026 Arsjad Rasjid mengharapkan Kadin Indonesia ke depan dapat menjadi inklusif dan kolaboratif.

    Dikatakannya, Kadin bersifat inklusif sehingga dapat menjadi rumah bagi semua pengusaha baik mikro, kecil, maupun menengah. Sementara itu, dengan sifat kolaboratifnya Kadin Indonesia ke depan dapat membangun kerja sama dan bersinergi dengan pemerintah.

    "Semua harus berkolaborasi, bukan saja mitra Pemerintah, namun juga dapat saling berkolaborasi antar sesama pengusaha baik besar dan mikro atau pengusaha daerah dan nasional. Kita harus bisa berkolaborasi melawan perang ekonomi, mari kita buat Kadin Indonesia yang inklusif dan kolaboratif," ujarnya.

    Baca Juga: Kadin: Go Public Membuat BUMN Makin Kompetitif dan Terbuka


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.