Okupansi Hotel di Yogyakarta Lampaui 45 Persen, Sandiaga Uno: Luar Biasa

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menparekraf Sandiaga Uno (kedua kanan) meninjau lokasi pemeriksaan GeNose C19 saat hari pertama beroperasinya layanan tersebut di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Jumat, 9 April 2021. Bandara Ngurah Rai resmi membuka layanan GeNose C19 untuk memudahkan penumpang pesawat. ANTARA/Fikri Yusuf

    Menparekraf Sandiaga Uno (kedua kanan) meninjau lokasi pemeriksaan GeNose C19 saat hari pertama beroperasinya layanan tersebut di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Jumat, 9 April 2021. Bandara Ngurah Rai resmi membuka layanan GeNose C19 untuk memudahkan penumpang pesawat. ANTARA/Fikri Yusuf

    TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mencatat tingkat keterisian kamar atau okupansi rata-rata hotel di Yogyakarta melampaui 45 persen. Tingkat okupansi ini lebih tinggi ketimbang destinasi wisata lainnya.

    "Pariwisata turun luar biasa. Tapi Yogyakarta ini okupansi rate-nya pun luar biasa di atas 45 persen, masih lebih tinggi dibandingkan destinasi wisata lainnya," ujar Sandiaga Uno dalam keterangan tertulis pada Senin, 26 April 2021.

    Kendati begitu, Sandiaga Uno menyebut upaya untuk mencapai pemulihan ekonomi harus terus dilakukan. Salah satu caranya, kata dia, melalui percepatan vaksinasi bagi pelaku usaha.

    Pada pekan ini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif beserta pemerintah daerah menggelar program vaksinasi bagi pelaku usaha sektor wisata di Yogyakarta. Kementerian mencatat ada sebanyak 9.000 dosis vaksin yang akan diberikan bagi para pekerja di bidang pariwisata dan turunannya, termasuk ekonomi kreatif.

    Percepatan program vaksinasi dilakukan di berbagai kota wisata. Tak hanya Yogyakarta, Bali dan Jakarta ditetapkan sebagai daerah prioritas pelaksanaan vaksinasi. “Ini langkah strategis dalam beberapa pilar yang harus kita lakukan secara berkesinambungan untuk menekan laju Covid-19 dan membangkitkan ekonomi," ujar Sandiaga.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.