Waskita Karya Dapat Rp 824 M dari Jual Saham Tol Medan-Kualanamu, Untuk Apa?

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara aktivitas pembangunan jalan tol Medan Kualanamu di Medan, Sumatera Utara.  ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

    Foto udara aktivitas pembangunan jalan tol Medan Kualanamu di Medan, Sumatera Utara. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Waskita Karya Tbk. (WSKT) meraup pendapatan Rp 824 miliar dari hasil penjualan sahamnya di entitas usaha.

    Sekretaris Perusahaan Waskita Karya Ratna Ningrum menjelaskan bahwa perseroan baru saja melepas saham entitas usaha yakni PT Jasamarga Kualanamu Tol (JMKT). JMKT merupakan anak perusahaan dari Waskita Toll Road (WTR). WTR memiliki porsi 30 persen pada JMKT.

    Ratna mengatakan WTR telah menjual dan menyerahkan seluruh kepemilikan sahamnya pada JMKT. Jumlah itu setara 423.210 lembar saham dari jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh pada JMKT kepada Kings Ring Limited.

    “Nilai transaksi [penjualan] sebesar Rp 824 miliar,” kata Ratna dikutip dari keterbukaan informasi pada Sabtu, 24 April 2021).

    Namun WTR akan menerima pembayaran atas pelepasan 30 persen saham menjadi dua tahap. Tahap pertama sebesar Rp 650 miliar pada 2021. Lalu pembayaran kedua berlangsung tahun depan sebesar Rp 174 miliar pada saat penyesuaian tarif jalan tol.

    “Dengan adanya transaksi ini WTR tidak menjadi pemegang saham pada JMKT dan WTR akan menerima keuntungan atas transaksi tersebut,” ucapnya.

    Ratna menambahkan kas yang diterima akan digunakan untuk memenuhi kewajiban kepada kreditur dan tambahan modal kerja.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.