WNI dan WNA dari India Masuk RI Wajib Dikarantina 5 x 24 Jam

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga Negara Asing mendorong barang bawaannya usai tiba di Bandara Soekarno-Hatta, di Tangerang, 1 Januari 2021. Kepala Satgas Udara Penanganan Covid-19 Kolonel Pas M.A Silaban mengatakan terdapat pengecualian bagi pemegang visa diplomatik dan visa dinas yang terkait kunjungan resmi pejabat asing setingkat menteri ke atas, masih diperbolehkan masuk ke Indonesia. REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana

    Warga Negara Asing mendorong barang bawaannya usai tiba di Bandara Soekarno-Hatta, di Tangerang, 1 Januari 2021. Kepala Satgas Udara Penanganan Covid-19 Kolonel Pas M.A Silaban mengatakan terdapat pengecualian bagi pemegang visa diplomatik dan visa dinas yang terkait kunjungan resmi pejabat asing setingkat menteri ke atas, masih diperbolehkan masuk ke Indonesia. REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana

    TEMPO.COJakarta - Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan menerbitkan surat instruksi kepada Kantor Kesehatan Pelabuhan untuk memperketat pengawasan kedatangan warga negara Indonesia (WNI) dan warga negara asing (WNA) dari India.

    Mengacu pada aturan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 tentang perjalanan internasional, penumpang angkutan dari luar negeri yang masuk wilayah Indonesia harus menjalani karantina dengan waktu 5x24 jam.

    “WNI atau WNA yang datang dari India harus membawa hasil pemeriksaan Swab RT PCR dengan hasil negatif yang berlaku 3x24 jam saat keberangkatan dari India. Kemudian dilakukan karantina selama 5x24 jam, serta dilakukan swab RT-PCR pada saat kedatangan dan pada akhir karantina atau hari kelima,” ujar Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Bandara Soekarno-Hatta Darmawali Handoko dalam keterangannya, Jumat, 23 April 2021.

    Kantor Kesehatan Pelabuhan akan berkoordinasi dengan maskapai untuk memastikan jadwal kedatangan penumpang pesawat dari India, baik penerbangan langsung maupun transit, dalam waktu 14 hari. Semua penumpang yang datang dari India harus dipastikan sehat.

    Satgas Covid-19 sebelumnya telah mengatur tidak semua penumpang perjalanan internasional bisa masuk ke Indonesia. Mereka yang diizinkan masuk ke wilayah Tanah Air hanya yang memenuhi persyaratan, seperti tamu negara atau warga yang memiliki kartu izin tinggal terbatas (KITAS) dan kartu izin tinggal tetap (KITAP).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H