Digugat PKPU, Waskita Beton Precast: Sudah Ada Kesepakatan Penyelesaian Perkara

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja mengangkut bahan konstruksi saat melakukan pembuatan tiang pancang (spun pile)  di Pabrik Waskita Beton Precast, Karawang, Jawa Barat, 3 Agustus 2016. ANTARA/Risky Andrianto

    Pekerja mengangkut bahan konstruksi saat melakukan pembuatan tiang pancang (spun pile) di Pabrik Waskita Beton Precast, Karawang, Jawa Barat, 3 Agustus 2016. ANTARA/Risky Andrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Waskita Beton Precast Tbk. menyebutkan telah tercapai kesepakatan dalam penyelesaian perkara permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang dilayangkan atas perseroan.

    Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Waskita Beton Precast Mohamad Nur Sodiq dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia, Rabu, 21 April 2021. 

    Nur menjelaskan, gugatan permohonan PKPU itu terkait dengan permintaan pelunasan utang senilai Rp 5 miliar dan Rp 10 miliar oleh vendor pemasok material alam.

    “Perseroan telah melakukan komunikasi intensif kepada pemohon dan telah tercapai kesepahaman antara para pihak untuk menyelesaikan permasalahan,” tulis Nur Sodiq dalam penjelasannya.

    Gugatan permohonan PKPU terhadap anak usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk. ini didaftarkan ke pengadilan niaga Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan nomor perkara 151/Pdt.Sus-PKPU/2021/PN.Jkt.Pst. Hingga akhir tahun 2020, Waskita Beton Precast yang memiliki kode saham WSBP itu masih memiliki aset senilai Rp10,6 triliun.

    Sementara tagihan atau piutang kepada pemberi kerja tercatat Rp 1,8 triliun. “Sehingga terhadap nilai gugatan sebesar Rp 15 miliar, perseroan memiliki kecukupan dana untuk melunasi kewajiban tersebut, hanya perlu disepakati terkait jadwal pembayaran,” kata Nur Sodiq sebelumnya.

    Pada perdagangan hari ini, Rabu, 21 April 2021 akhir sesi I, saham Waskita Beton Precast turun 1 poin atau 0,5 persen menjadi Rp 198. Sepanjang 2021, saham WSBP jatuh 27,74 persen.

    BISNIS

    Baca: Bos Waskita Karya Beberkan 3 Penyebab Perusahaan Terbelit Utang Rp 90 Triliun


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H