Belum Ada Penutupan Penerbangan Rute India, Kemenhub Tunggu Keputusan Satgas

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang calon penumpang pesawat melihat jadwal keberangkatan pesawat di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu, 20 Maret 2021. PT Angkasa Pura II (Persero) mengalihkan tujuh penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma ke Bandara Internasional Soekarno Hatta akibat tergelincirnya pesawat Trigana Air Boeing 737-500 di Bandara Halim Perdanaksuma sekitar pukul 11.26 WIB. ANTARA FOTO/Fauzan

    Seorang calon penumpang pesawat melihat jadwal keberangkatan pesawat di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu, 20 Maret 2021. PT Angkasa Pura II (Persero) mengalihkan tujuh penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma ke Bandara Internasional Soekarno Hatta akibat tergelincirnya pesawat Trigana Air Boeing 737-500 di Bandara Halim Perdanaksuma sekitar pukul 11.26 WIB. ANTARA FOTO/Fauzan

    TEMPO.COJakarta - Kementerian Perhubungan belum menutup rute penerbangan India--seperti perjalanan maskapai carter--menyusul lonjakan kasus Covid-19 di negara itu. Kepala Bidang Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Budi Prayitno mengatakan Kementerian Perhubungan masih menunggu arahan Satuan Tugas atau Satgas Penanganan Covid-19.

    “Sampai sejauh ini belum ada permintaan dari Satgas Covid 19 untuk menutup penerbangan dari dan ke India,” ujar Budi Prayitno saat dihubungi Tempo, Jumat, 23 April 2021.

    Budi menuturkan institusi yang berwenang untuk menetapkan kebijakan di masa pandemi virus corona adalah Satgas Covid-19. Senada dengan Budi Prayitno, Corporate Communication PT Angkasa Pura I Denoan Rinaldi menyatakan belum ada ketentuan ihwal penutupan rute penerbangan ke India.

    Angkasa Pura I saat ini masih menunggu aturan resmi dari regulator. “Kami sampaikan setelah ada aturan,” ujar Denoan.

    Angka Covid-19 di India melonjak menjadi 15,6 juta kasus dengan total kesembuhan 13,3 juta dan kematian 183 ribu. Peningkatan penyebaran virus corona di India terjadi lantaran adanya varian baru Covid-19 dan kurang waspadanya masyarakat terhadap protokol kesehatan. India pun telah diklasifikasikan sebagai negara dengan risiko sangat tinggi yang membawa strain mutasi virus corona.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H