IHSG Melemah, Samuel Sekuritas: Bertolak Belakang dengan Bursa Regional Asia

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karyawan melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 4 Januari 2021. TEMPO/Tony Hartawan

    Karyawan melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 4 Januari 2021. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG belum mampu menembus level 6.000 di sesi pertama hari ini. Analisis Samuel Sekuritas menyebutkan IHSG melemah -0,15 persen dari titik penutupan kemarin ke level 5.983. Sentimen positif dari pasar global, seperti diloloskannya Endless Frontier Act oleh Senat AS, ternyata tidak mampu mendongkrak IHSG.

    "Pergerakan negatif IHSG hari ini bertolak belakang dengan bursa-bursa regional Asia yang justru menguat hari ini; Nikkei +1,95 persen, Hang Seng +0,46 persen, Kospi +0,41 persen," dikutip dari analisis Tim Riset PT Samuel Sekuritas Indonesia, Kamis, 22 April 2021.

    Arus jual asing masih terlihat di sesi pertama hari ini, dengan nilai net sell asing mencapai Rp 197 miliar di pasar reguler.

    Saham Triputra Agro Persada (TAPG) menjadi saham yang paling banyak dijual investor asing di sesi pertama hari ini, dengan nilai net sell mencapai Rp 205,4 miliar, disusul BBRI sebesar Rp 70,7 miliar dan BBNI sebesar Rp 12,0 miliar.

    Sementara itu, saham yang paling banyak diborong asing di sesi pertama hari ini adalah ASII sebesar Rp 149,3 miliar) disusul TLKM Rp 23,5 miliar dan LPPF Rp 21,9 miliar.
    TLKM sendiri mendapat sentimen positif dari keberhasilan Telkomsel dalam tahapan lelang pita frekuensi 2,3 GHz.

    Top gainer di sesi pertama hari ini adalah KONI (+24,6 persen ke Rp 1.265 per saham), AIMS (+24,5 persen ke Rp 456 per saham), PADI (+22,0 persen ke Rp 61 per saham) ,TRIS (+20,7 persen ke Rp 169 per saham), dan LPLI (+20,6 persen ke Rp 152 per saham).

    Sementara top loser di sesi pertama hari ini adalah LFLO (-9,3 persen ke Rp116 per saham), ZYRX (-6,9 persen ke Rp 665 per saham), VIVA (-6,9 persen ke Rp 67 per saham), YELO (-6,9 persen ke Rp 160 per saham), dan BMAS (-6,8 persen ke Rp 1.630 per saham).

    Baca Juga: Samuel Sekuritas Perkirakan IHSG Cenderung Melemah di 6.100-5.944


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H