IHSG Turun 0,74 Persen, Samuel Sekuritas: Arus Jual Asing Tak Berhenti di Sesi 2

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan tidak mampu keluar dari zona merah pada perdagangan hari ini, Rabu, 21 April 2021. IHSG ditutup pada level 5.993 atau melemah -0,74 persen pada hari ini. Level itu lebih rendah dari angka penutupan kemarin di 6.038, angka ini bahkan lebih buruk dari akhir sesi pertama yang sebesar 5.999.

    "Arus jual asing tidak berhenti di sesi kedua hari ini. Net sell pasar reguler:  Rp 573,9 miliar," dikutip dari analisis Tim Riset PT Samuel Sekuritas Indonesia, Rabu.

    Hampir semua indeks sektor melemah hari ini, dengan pelemahan paling dalam dicatat oleh indeks sektor keuangan (-0,9 persen). Saham yang melemah paling jauh dari sektor ini adalah BNBA (-6,9 persen ke Rp940 per saham).

    Satu-satunya indeks sektor yang menguat hari ini adalah indeks sektor transportasi dan logistik sebesar 0,4 persen. Saham yang menguat paling kencang di sektor ini adalah SAPX (+25,0 persen ke Rp 1.100 per saham).

    Sedangkan saham yang paling banyak dijual asing, yaitu TAPG sebesar Rp 203,7 miliar, ASII sebesar Rp 81,1 miliar, dan BBCA sebesar Rp 80,1 miliar. Saham yang paling banyak dibeli asing, yaitu UNTR sebesar Rp 37,1 miliar, PGAS sebesar Rp 25,4 miliar, dan MNCN sebesar Rp 25,1 miliar).

    Untuk top gainer atau yang menguat paling tinggi, yaitu TRIS (+34,6 persen ke Rp 140 per saham), BELL (+27,4 persen ke Rp 172 per saham), SAPX (+25,0 persen ke Rp 1.100 per saham), KONI (+24,5 persen ke Rp 1.015 per saham), BRAM (+15,7 persen ke Rp 5.700 per saham).

    Top loser atau yang paling dalam melemah, yaitu LFLO (-9,8 persen ke Rp 128 per saham, INDO (-7,0 persen ke Rp 186 per saham), BNBA (-6,9 persen ke Rp 940 per saham), FPNI (-6,9 persen ke Rp 242 per saham), dan OPMS (-6,9 persen ke Rp 740 per saham).

    HENDARTYO HANGGI

    Baca juga: IHSG Rontok di Sesi Pertama, Samuel Sekuritas: Marak Sentimen Negatif Global

    Disclaimer: Berita ini merupakan hasil kerja sama dengan Samuel Sekuritas Indonesia. Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pertanyaan Ganjil dalam TWK yang Mesti Dijawab Pegawai KPK

    Sejumlah pertanyaan yang harus dijawab pegawai KPK dalam TWK dinilai nyeleneh, mulai dari hasrat seksual hingga membaca doa qunut dalam salat.