Menteri Teten: Tingkat Kewirausahaan RI Masih Lebih Rendah dari Negara Tetangga

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam diskusi FMB9 bertajuk

    Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam diskusi FMB9 bertajuk "Bantuan UMKM Sudah Efektifkah?" di Jakarta, Jumat (4/9).

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki mengatakan saat ini tingkat kewirausahaan Indonesia masih lebih rendah dari negara-negara tetangga yaitu 3,47 persen. Padahal, kata dia, Singapura tingkat kewirausahaan 8,5 persen, Malaysia 4,5 persen, dan Thailand hampir sama dengan Malaysia.

    "Padahal untuk jadi negara maju minimum 4 persen," kata Teten dalam pembukaan InaFashion Smesco Online Expo yang disiarkan secara virtual, Rabu, 21 April 2021.

    Artinya, kata dia, dari 64 juta pelaku usaha UMKM, yang berhasil naik kelas sangat lambat atau relatif kecil. Karena itu, menurutnya, harus diubah ekosistem untuk mendukung UMKM.

    Pemerintah, kata dia, sedang mempercepat, payung hukum Undang-undang Cipta Kerja sudah memungkinkan untuk dilakukan kemudahan, mendorong dari sektor mikro, sektor informal ke formal, dan mendorong UMKM naik kelas."Perizinan dan pembiayaan kita bermudah," ujarnya.

    Sekarang, kata dia, KemenkopUKM fokus melahirkan wirausaha-wirausaha baru dari yang UMKM existing dan pengusaha pemula di kalangan pemuda."Ini sedang kami create dan payung hukum sedang kami siapkan nanti dalam perpres kewirausahaan," kata dia.

    Dia mengatakan pemerintah betul-betul menargetkan mau mencetak wirausaha-wirausaha baru sehingga presentase tingkat kewirausahaan Indonesia bisa 4 persen di akhir 2024."Ini komitmen kami, mudah2an bisa kami akselerasi. Mumgpung pandemi, kita berbenah membangun ekosistemnya," ujar Teten Masduki.

    Baca Juga: Jumlah Wirausaha Masih Rendah, Jokowi Siapkan Perpres


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.