PLN: Pasokan Listrik 153 Desa Bisa Dinyalakan Pasca Badai Siklon Seroja

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN berhasil membangun menara darurat (tower emergency) sebagai pengganti sementara 2 (dua) menara Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) bertegangan 70 kilo Volt (kV) yang patah dan roboh akibat diterjang Badai Siklon Tropis Seroja di Desa Tunfeu, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Ahad, 18 April 2021. Foto : PLN

    PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN berhasil membangun menara darurat (tower emergency) sebagai pengganti sementara 2 (dua) menara Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) bertegangan 70 kilo Volt (kV) yang patah dan roboh akibat diterjang Badai Siklon Tropis Seroja di Desa Tunfeu, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Ahad, 18 April 2021. Foto : PLN

    TEMPO.CO, Kupang - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur memulihkan pasokan listrik 153 desa di Pulau Sumba yang rusak akibat dampak badai siklon tropis Seroja.

    "Hingga 20 April ada 153 desa yang sudah kami nyalakan kembali dengan total sekitar 33.200 pelanggan," kata Manajer PLN Unit Layanan Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumba Made Hary ketika dihubungi dari Kupang, Rabu, 21 April 2021.

    PLN UP3 Sumba mencatat dampak badai siklon tropis Seroja pada 5 April 2021 lalu mengakibatkan sebanyak 321 unit gardu yang tersebar di Pulau Sumba rusak. Kerusakan ini berdampak pada padamnya listrik bagi sebanyak 35.738 pelanggan yang tersebar di 164 desa.

    Hary mengatakan pihaknya langsung membentuk tim recovery pascabadai Seroja untuk bergerak melakukan upaya pemulihan pasokan listrik."Pasokan listrik mulai pulih secara bertahap. Sejak h+1 badai pasokan listrik untuk 74 desa bisa dinyalakan dan hingga saat ini sudah 153 desa," katanya.

    Ia mengatakan penormalan pasokan listrik masih terus diupayakan di lapangan karena masih belasan desa yang masih padam sejak badai Seroja.

    Hal ini disebabkan desa-desa tersebut terkena dampak lebih parah seperti akses jalan yang terputus dan berlumpur, serta tiang dan jaringan PLN tumbang terseret banjir seperti di wilayah Kamanggi, Tabundung, Waijelu, dan sebagian Melolo.

    "Kami maksimalkan pada April ini sistem kelistrikan di Pulau Sumba bisa pulih semua. Mohon dukungan masyarakat agar ini bisa berjalan baik dan lancar di lapangan," katanya.

    Baca Juga: Sisa Limbah Batu Bara yang Belum Bisa Diolah PLN Ada di Tempat Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H